Keuangan

5 Cara Mengelola Tabungan Agar Bisa Mewujudkan Keinginan Orangtua untuk Naik Haji

Menabung memang selalu menjadi hal yang sulit untuk dilakukan, harus mengumpulkan tekad yang kuat dan komitmen yang tinggi agar bisa menyisihkan uang secara rutin. Demi cita-cita dalam mewujudkan keinginan, pasti hal tersebut akan mendorong Anda untuk selalu berusaha melakukannya. Begitu banyak impian yang ingin Anda capai di masa depan, terutama dalam hal finansial. Mulai dari keinginan memiliki pekerjaan yang mapan, mempunyai rumah, kendaraan, hingga mewujudkan keinginan orangtua untuk naik haji. Namun, gaji yang Anda miliki saat ini hanya berkisar 2 jutaan perbulannya. Lalu, bagaimana caranya agar bisa mewujudkan impian-impian tersebut? Selalu ada cara yang bisa dilakukan selama Anda mau berusaha kok, salah satunya yaitu dengan mengelola gaji menjadi tabungan guna mewujudkan keinginan orangtua naik haji. Berikut ini adalah 5 cara mengelolanya, simak yuk.

  1. Membuat Tabungan Rencana

Kini, tabungan rencana sudah lebih familiar di kalangan anak muda lho. Dengan membuat tabungan rencana, Anda akan benar-benar menabung karena sistemnya adalah autodebet sehingga praktis tidak membuat Anda merasa sedang menabung. Di sini, saldo rekening akan otomatis terpotong sesuai dengan perjanjian jumlah setoran perbulannya. Contohnya, Anda membuat perjanjian untuk menyisihkan Rp. 400.000/bulan. Dengan demikian, setiap bulannya saldo di rekening Anda akan terpotong sejumlah Rp. 400.000. Lalu, Anda sendirilah yang juga menentukkan berapa tahun uang tersebut akan di ambil. Berikut adalah perhitungannya:

Rp. 400.000 × 12 bulan= Rp. 4.800.000

Rp. 4.800.000 × 10 tahun= Rp. 48.000.000

Jadi, dalam kurun waktu 10 tahun jumlah saldo yang bisa Anda ambil untuk keperluan naik haji adalah sebesar Rp. 48.000.000.

  1. Berinvestasi Emas untuk Tambahan Biaya Naik Haji

Selain membuat tabungan rencana, berinvestasi juga merupakan cara yang paling ampuh untuk mengumpulkan uang. Anda bisa mengumpulkan uang sebesar Rp. 550.000 per 2 bulan, lalu belikan emas sebesar 1 gram atau seharga Rp. 500-580 ribu. Simpanlah emas tersebut dalam periode 5 tahun, lalu gadaikan ke pegadaian. Perhitungannya seperti ini:

Dalam 1 tahun, Anda membali emas 1 gram sebanyak 6 kali.

1 gram × 6 kali pembelian= 6 gram.

Dalam kurun waktu 5 tahun, berarti Anda mengumpulkan 30 gram emas.

Setelah 5 tahun Anda berhasil mengumpulkan 30 gram emas, selanjutnya gadaikan dengan harga Rp. 550.000 per gramnya. Hal ini berarti, Anda bisa mengantongi uang sebesar Rp. 16.500.000.

  1. Miliki Dua Rekening yang Berbeda Agar Tidak Tercampur Antara Rekening Khusus Tabungan dan Rekening Pribadi

Agar keuangan tidak terjadi masalah dan tidak tercampur aduk, maka milikilah dua rekening yang berbeda dengan memisahkan antara rekening khusus tabungan dan rekening pribadi. Rekening pribadi untuk kebutuhan sehari-hari Anda seperti makan, biaya sewa kos, transportasi dan kebutuhan lainnya. Sementara, rekening khusus tabungan adalah untuk biaya naik haji orangtua nanti. Hati-hati, jangan pergunakan tabungan khusus ini untuk hal-hal yang tidak begitu penting. Bila perlu, simpanlah ATMnya dengan baik dan tidak perlu di bawa kemana-mana agar Anda tidak tergoda untuk mengambil uang dari rekening tabungan tersebut. Biarkan saja menjadi rekening diam yang tidak boleh Anda sentuh, kecuali untuk kondisi yang benar-benar darurat atau kepepet.

  1. Berhematlah dan Tentukan Konsep Agar Gaji Tidak Terbuang Sia-Sia

Mulai saat ini, Anda harus mempunyai tema tertentu dalam hal memanjakan diri. Jika bulan ini Anda ingin traveling, maka keinginan lainnya sebaiknya ditunda dulu hingga bulan depan. Nah, bulan berikutnya Anda bisa mengalokasikan dana untuk melakukan hal lainnya yang sedang benar-benar diinginkan. Jadi, tentukan konsep dengan baik jangan mengikuti keinginan dalam waktu yang bersamaan. Sehingga, keuangan Anda bisa lebih terkelola dan tentunya bisa lebih menghemat biaya.

  1. Menjalankan Bisnis Sampingan

Untuk mendapatkan penghasilan lebih, sebaiknya miliki 2 pekerjaan yang berbeda. Anda bisa menjalankan bisnis sampingan yang bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan kantor atau setelah selesai bekerja. Pilihlah jenis pekerjaan sampingan yang mudah dan tidak memakan waktu serta modal minim, seperti bisnis online shop. Bisnis online shop ini bisa menjadi cara untuk menambah pundi-pundi tabungan Anda lho, minimal Anda bisa mengantongi Rp. 500.000 setiap bulannya. Lumayan bukan?

Siapa bilang penghasilan Anda saat ini mustahil untuk memberangkatkan orangtua naik haji? Jika ada niat yang baik serta berusaha untuk selalu mewujudkannya, tentulah semua hal yang diinginkan bisa tercapai. Man Jadda Wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Selamat menabung!

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top