Lainnya

Jalankan Marketing dengan Media SMS? Patuhi Aturan Berikut Ini

SMS-marketing

SMS (Short Message Service) merupakan layanan pesan singkat yang bisa digunakan para pebisnis untuk menjalankan marketing atau promosi usaha. Meski saat ini sudah ada layanan yang lebih modern lagi yakni instan messaging seperti BlackBerry Messenger, WhatsApp dan lainnya, SMS ternyata masih diminati oleh para pengusaha. Optimal tidaknya strategi marketing dengan SMS sendiri tergantung pada apa yang Anda usahakan. Bila Anda menjalankan strategi marketing SMS ini tanpa aturan, maka Anda akan kesulitan untuk mencapai hasil yang baik. Karena marketing SMS ini akan tetap berhubungan dengan customer, maka pebisnis memang dituntut untuk tidak sembarangan. Alih-alih asal SMS, pebisnis malah dituntut untuk mematuhi beberapa aturan agar hasilnya memuaskan. Nah berikut ini adalah beberapa aturan yang harus ditaati para pengusaha saat akan menjalankan marketing dengan media SMS.

  1. Persetujuan Customer

Aturan pertama yang harus diperhatikan dan ditaati pebisnis saat menjalankan strategi marketing SMS adalah persetujuan. Meski hanya sebuah SMS, namun SMS yang masuk dari nomor tak dikenal seringkali membuat customer jengkel. Umumnya SMS yang muncul dari nomor tak dikenal ini digolongkan ilegal karena sebelumnya belum mendapati persetujuan. Jadi Anda yang menjalankan SMS marketing seharusnya terlebih dahulu berkenalan dengan cara bertukar nomor terlebih dahulu. Saat kita sudah dikenal maka hal tersebut menjadi pertanda bahwa Anda sudah disetujui untuk berkomunikasi termasuk mengirim SMS. Ketika kita juga disetujui, maka SMS marketing yang kita kirim tidak dianggap spam. Dari sini maka SMS yang Anda kirim akan lebih diperhatikan dibanding SMS spam.

  1. Frekuensi SMS

Meski Anda sudah disetujui untuk mengirimkan SMS marketing, bukan berati Anda bisa seenaknya mengirim SMS setiap waktu. Sebab SMS yang dilakukan dan dikirim terus-menerus tanpa jeda, hal ini akan membuat customer jadi jengkel dan kesal. Jadi pastikan SMS marketing ini Anda kirim dengan frekuensi yang tepat, tidak terlalu sering juga tidak terlalu lama. Bahkan agar customer lebih nyaman dengan bisnis kita maka dianjurkan Anda memberitahu jumlah SMS yang akan dikirim dalam seminggu atau sebulan. Untuk memberitahu jumlah dan frekuensi SMS ini Anda bisa menggunakan email sebagai medianya.

  1. Waktu dan Jam yang Tepat

Berikutnya, aturan yang harus ditaati pebisnis saat menjalankan strategi SMS marketing adalah mengirimnya pada waktu dan jam yang tepat. SMS marketing yang kirim pada jam 12 malam dan jam 7 pagi tentu akan mendapat respon berbeda. Saat Anda mengirim SMS pada jam 12 malam maka customer akan acuh dan cuek. Malam hari dimana merupakan waktu istirahat memang akan membuat SMS jadi sia-sia saat dikirim. Maka dari itu agar SMS marketing ini berjalan baik, cobalah mengirim SMS disaat customer sudah siap menerima dan langsung membacanya. Beberapa waktu yang tepat untuk mengirim SMS agar segera dibaca dan direspon customer adalah jam 7 pagi, jam 12 siang, jam 5 sore dan jam 9 malam. Waktu-waktu yang telah disebutkan tadi akan membuat respon customer akan lebih baik.

  1. Gunakan Kata dan Bahasa Sesuai Target Pasar

Dalam SMS tentu ada kata-kata yang kemudian membentuk huruf dan bahasa. Nah untuk hal ini Anda juga tidak boleh sembarangan. Pastikan kata-kata dan bahasa yang Anda gunakan sesuai dengan target pasar Anda. Bila target pasar Anda adalah kaum dewasa profesional maka penggunaan bahasa gaul tentu tidaklah pas, karena yang tepat yang harus digunakan adalah bahasa formal. Selain penggunaan bahasa gaul atau formal yang disesuaikan target pasar, pastikan juga Anda untuk menghindari huruf-huruf alay dengan penggunaan kombinasi huruf kecil-huruf besar dan angka.

  1. Nilai dan Kebermanfaatan

Terakhir, aturan SMS marketing yang harus Anda penuhi adalah tentang kebermanfaatan SMS. Memang tidak semua SMS dapat diterima oleh customer. Pasalnya, jika Anda mengirim SMS iseng tentu hal ini akan membuat Anda sulit mendapat respon balik dari customer. Bahkan SMS iseng yang Anda kirim ini bisa saja membuat customer jadi jengkel. Jadi sebelum mengirim SMS marketing, pastikan SMS tersebut merupakan SMS yang penting dan memang perlu dibagikan pada customer.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top