Peluang Usaha

Peluang Bisnis Kuliner Khas Thailand (Thai Streetfood)

Berbicara tentang bisnis kuliner, tentunya ada banyak sekali jenis makanan dan minuman yang bisa menjadi inspirasi. Sebut saja makanan Jepang, Korea hingga Eropa kini sudah merambah di berbagai sudut Indonesia. Terlepas dari besar atau kecilnya skala usaha kuliner anda, menu makanan dan minuman yang diusung tetap harus diperhatikan dengan seksama. Hal ini karena esensi utama dari bisnis kuliner adalah kualitas rasa dari makanan  dan minuman itu sendiri.

Thailand Surganya Kuliner Enak

Thailand menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang ramai dikunjungi oleh masyarakat Indonesia. Selain karena panorama atau keindahan alam dan sejarah serta budaya yang unik, Thailand juga dikenal dengan deretan streetfoodnya yang lezat seperti Padthai, Thai Tea, Mango Flower, Mango Thai, Cheese Tea hingga Mango Sticky Rice. Tidak hanya streetfood, Thailand juga memiliki banyak kuliner “berat” yang tak kalah enak seperti  Tom Yum Goong, Tom Kha Gai (sup kuah santan yang berisi ayam atau jamur), Yam Nua (salad daging sapi pedas), Gai Hoh Bai Toey, Kai Med Ma Muang (ayam goreng bungkus daun pandan), Pad Thai (kwetiau goreng), Som Tum (salad berbumbu pedas), hingga Gaeng Daeng (pasta kari merah dengan santan dan daging).

Beberapa makanan dan minuman di atas begitu  menggoda dan populer di kalangan masyarakat Indonesia. Tidak hanya di negara asalnya, mereka juga populer dijual di Indonesia lho. Nah, kali ini kita aka mengulas sedikit tentang peluang usaha kuliner khas Thailand. Anda yang mungkin sedang bingung untuk membuka atau memulai bisnis apa, ulasan kali ini bisa membantu anda.

Menilik Peluang Bisnis Kuliner Khas Thailand

Kepopuleran makanan dan minuman dari Thailand ini nyatanya menjadi sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan di Indonesia. Saat ini bisa dibilang, ada cukup banyak franchise makanan dan minuman Thailand yang bertebaran di kota anda. Pada dasarnya, ada dua cara yang bisa anda lakukan untuk menjalankan usaha kuliner khas Thailand ini yaitu:

  1. Ikut Rantai Franchise

Dengan membeli produk franchise, maka produk anda lebih mudah dikenal oleh masyarakat. Namun, penerapan franchise di setiap daerah atau kota tentunya berbeda satu sama lain. Sebelum anda memutuskan untuk bergabung dengan suatu franchise, pastikan terlebih dahulu bahwa lingkungan sekitar anda memang cocok dan bisa menerima produk ini. Karena trend di tempat lain belum tentu menjadi trend di tempat anda.

Membeli produk franchise memang bisa mempermudah pemasaran produk, namun ini bukan berarti merupakan pilihan yang tepat lho. Kemudahan dalam memperoleh bahan dan brand tentunya tidak setimpal jika produk anda tidak laku saat dijual kan?

  1. Membuka Gerai Sendiri

Keputusan untuk membuka gerai sendiri di sini bentuknya beragam, bisa berupa kedai tepi jalan, booth ataupun membuka layanan PO secara online. Jika anda memiliki dana atau modal yang besar maka membuka usaha dengan skala sedang-besar tentunya bukan pilihan yang salah. Asal anda sudah melakukan riset terlebih dahulu sebelum membuat keputusan ini.

Lalu bagaimana dengan anda yang memiliki modal pas-pasan? Mengumpulkan modal hingga mencukupi untuk membuka kedai skala kecil (tepi jalan) yang bermodal booth sambil melakukan riset bisa menjadi alternatif pilihan. Dengan membuka kedai sendiri, anda bisa lebih bebas dalam berkreasi menentukan menu.

Jadi, opsi pertama atau kedua yang akan anda pertimbangkan? Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda semua..

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top