Keuangan

Pikirkan Dulu 6 Hal Ini, Sebelum Anda Tergoda Pinjaman Tanpa BI Checking

Saat Anda membutuhkan uang namun tidak mungkin pinjam ke bank lagi, maka pinjaman tanpa BI Checking bisa Anda coba. Kebutuhan darurat, memang selalu datang pada waktu yang tidak disangka-sangka. Namun sebelum memutuskan untuk cari pinjaman, Anda harus mempertimbangkan segala hal secara matang terlebih dahulu. Jika Anda mencari pinjaman tanpa BI Checking pun, kemungkinan besar Anda sedang bermasalah dengan kredit bukan? Artinya, kondisi keuangan Anda patut diwaspadai. Sebelum mencari pinjaman lainnya, kira-kira apa yang harus Anda pikirkan terlebih dahulu? Maka dari itu, simak dan pertimbangkan beberapa saran berikut ini yuk.

  1. Pahami Lebih Dalam Apa Alasan Anda Meminjam Uang

Pertama, sebelum tergoda pinjaman tanpa BI Checking Anda harus memahami lebih dalam apa alasan Anda meminjam uang. Jika ditanya apakah setiap orang merasa kekurangan uang, maka hampir semua orang akan menjawab iya. Bahkan, tidak jarang opsi yang dilakukan oleh mereka adalah meminjam uang untuk menutupi kekurangannya tersebut. Meskipun kelihatannya Anda sangat membutuhkan uang, namun Anda harus mempertimbangkan kembali apakah Anda benar-benar sedang membutuhkan uang tersebut? Apabila alasan meminjam uang hanya karena keinginan saja, sebaiknya tunda keinginan untuk meminjam uang lagi. Sementara, jika alasan Anda ingin meminjam uang karena ingin menutupi pinjaman sebelumnya maka sebaiknya hindari juga hal ini. Sebab, ini sama saja dengan tutup lubang gali lubang yang tidak akan ada habisnya. Oleh karena itu, fikirkan secara matang apa alasan utama Anda meminjam uang lagi. Dengan demikian, Anda akan menghindari kerugian dan jangan sampai jatuh di lubang yang sama.

  1. Fikirkan Kesanggupan Anda untuk Membayar Utang

Setelah memahami secara lebih dalam apa alasan Anda meminjam uang, selanjutnya fikirkan juga apakah Anda sanggup membayar utang tersebut? Jika memang Anda sangat membutuhkan uang, Anda tetap harus banyak mempertimbangkan mulai dari kesanggupan hingga risiko yang akan dihadapi. Jangan sampai, gara-gara meminjam lagi Anda malah dikejar utang lebih banyak. Pastikan juga, cicilan per bulan yang Anda bayar tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan yang didapatkan. Hal ini dikarenakan, apabila Anda mau mengutang lagi pasti utang sebelumnya akan membuat skor kredit menjadi buruk. Apalagi, kini BI Checking bukan hanya di cek melalui Bank Indonesia melainkan via Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK OJK). SLIK OJK ini, nantinya akan dikembangkan kembali untuk mengecek histori kredit nasabah di layanan non bank. Jadi, apakah Anda sanggup menghadapi segala proses dan risiko yang akan dihadapi?

  1. Buatlah Komitmen untuk Membayar Utang Sebelumnya

Jika benar-benar sanggup membayar utang, maka Anda juga harus berkomitmen untuk membayar utang-utang sebelumnya yang membuat BI Checking Anda jadi jelek. Apabila Anda mengajukan pinjaman untuk menutupi utang sebelumnya, maka sebaiknya pastikan uang tersebut tidak dipakai untuk hal-hal yang lain. Namun jika Anda pinjam untuk kebutuhan yang urgen, Anda bisa mempertimbangkannya sendiri.

  1. Carilah Jalan Selain Meminjam

Untuk menutupi utang sebelumnya atau kebutuhan urgen lainnya, pinjaman tanpa BI Checking memang bisa menjadi jalan pintas. Namun, jika ada jalan lain yang bisa dilakukan kenapa harus meminjam lagi? Terkadang, seseorang rela berutang karena tidak mau mengorbankan aset yang dimilikinya. Misalnya, Anda sebenarnya masih bisa menjual barang berharga seperti televisi dan lain-lain. Selain menjual barang, Anda mungkin bisa melakukan kerja sampingan untuk mendapatkan tambahan uang.

  1. Pilihlah Pinjaman dengan Bunga Paling Rendah

Jika Anda sudah mencoba mencari jalan lain selain meminjam, namun ternyata Anda benar-benar membutuhkan uang tersebut maka salah satu jalannya adalah meminjam. Pastikan, Anda meminjam kepada layanan yang pinjaman tanpa BI Checkingnya menawarkan suku bunga paling rendah. Agar lebih memahami, Anda bisa bandingkan melalui situs komparasi ataupun melalui Googling. Di sini, Anda juga bisa bandingkan layanan pinjaman online maupun offline. Selain itu pertimbangkan juga persentase bunga, biaya layanan, tenor dan sistem pembayarannya.

  1. Pilih Pinjaman yang Layanannya Sudah Terdaftar di OJK

Fikirkan juga poin yang satu ini, yaitu Anda harus memilih pinjaman yang layanannya sudah terdaftar di OJK. Meskipun mendesak, jangan sekali-kali mengajukan permintaan dana kepada layanan pinjaman yang abal-abal. Karena, bukan akan mendapatkan pinjaman tetapi mereka bisa memanfaatkan data Anda untuk diperjual belikan. Maka dari itu, lebih berhati-hatilah dengan hal ini. Pastikan juga, Anda mempunyai niat untuk memperbaiki riwayat kredit yang sudah jelek. Dengan demikian, saat Anda meminjam lagi maka akan lebih cepat diproses dan dicairkan.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top