Lainnya

Punya Karyawan yang Malas? Hadapi dengan 5 Cara Ini

mengatasi-karyawan-pemalas

Saat mengelola perusahaan memang akan ada beragam hal bisa dirasakan para pebisnis, baik itu yang menyenangkan atau menjengkelkan. Salah satu hal menjengkelkan yang bisa dirasakan para pebisnis saat menjalankan perusahaan adalah karyawan yang malas. Sebagai pemilik usaha yang ingin membuat bisnisnya terus bertumbuh, tentu mendapati karyawan yang malas bekerja akan sangat menjengkelkan karena tidak mendukung visi Anda dalam memajukan perusahaan. Tapi bagaimana cara bila kemudian didapati karyawan yang demikian? Tentu saja Anda memang harus bertindak. Untuk mengatasi karyawan pemalas ini, Anda bisa menghadapinya dengan beberapa cara berikut ini.

  1. Sering Mengontrol Ruang Kerja Karyawan

Pertama, cara menghadapi karyawan yang malas adalah dengan sering mengontrol ruang kerjanya. Beberapa karyawan yang malas memang muncul dari pengawasan yang tidak ketat. Merasa tidak diawasi dengan ketat, mereka lantas bekerja asal-asalan dan semaunya. Tapi bila kemudian ada manager atau owner yang datang, mereka tiba-tiba menjadi rajin. Bila Anda mendapati karyawan seperti maka tindakan yang tepat untuk menanganinya adalah dengan sering mengontrol atau mengawasi ruang kerjanya. Dengan sering mengawasinya bekerja maka mereka tidak akan berani untuk bermalas-malasan. Tapi bila Anda tidak punya waktu banyak untuk selalu mengawasi mereka maka Anda bisa mengatasinya dengan memasang CCTV. Dengan memasang CCTV maka pengawasan Anda bisa diwakili dengan baik oleh perangkat teknologi tersebut.

  1. Menegur Secara Langsung

Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi karyawan yang pemalas adalah dengan menegurnya secara langsung. Sebagai pemilik bisnis atau perusahaan, Anda memang berhak menegur karyawan yang tidak bisa bekerja dengan baik. Tentu untuk membuat karyawan tidak sakit hati, Anda harus menegur mereka yang malas dengan etika. Jangan sampai menegur mereka dengan merendahkannya atau menggunakan cacian dan makian. Sebab bila Anda menegur mereka dengan cara yang tidak etis seperti itu, Anda bisa saja dianggap sebagai pemimpin yang tak beretika. Celakanya, anggapan ini bukan hanya bisa datang dari karyawan pemalas tadi, tapi status tersebut juga bisa datang dari karyawan lain yang melihat teguran Anda.

  1. Berikan Sanksi Sesuai Peraturan

Mungkin Anda bisa sekali dan dua kali membiarkan dan memaafkan kesalahan karyawan yang malas bekerja. Tapi bila mereka sering melakukannya, maka pemberian sanksi akan sangat tepat dilakukan. Ini karena bila karyawan ini sudah melakukannya berkali-kali dan dibiarkan saja maka hal ini bisa mempengaruhi karyawan lain. Dan bila hal ini terjadi maka hal ini akan membuat perusahaan dan bisnis Anda makin kacau. Maka dari itu dibutuhkan tindakan tegas dari Anda sebagai pemimpin perusahaan untuk menghadapi karyawan yang sudah dibilang membandel ini. Nah, salah satu tindakan tegas untuk membuat karyawan pemalas ini jera adalah dengan memberikan sanksi. Sanksi ini sendiri bisa bermacam-macam tergantung tingkat parahnya kesalahan atau kemalasan karyawan menutut Anda atau peraturan perusahaan. Beberapa sanksi tersebut antara lain potong gaji, menurunkan jabatan atau status karyawan hingga pemberhentian.

  1. Sediakan Fasilitas yang Memadai

Berikutnya, cara untuk menghadapi karyawan yang pemalas adalah dengan menyediakan fasilitas memadai. Tak jarang memang karyawan yang malas bekerja ini dikarenakan fasilitas kantor yang tidak mendukung mereka bekerja giat. Fasilitas pendukung kerja memang sedikit banyak memiliki pengaruh pada produktivitas kerja karyawan. Semakin mendukung fasilitas kerja yang ada maka peluang karyawan untuk bekerja lebih giat akan semakin terbuka lebar. Maka dari itu bila di kantor Anda memang merasa bahwa fasilitas kerja untuk karyawan ini belum maksimal maka Anda harus bisa menghadirkannya.

  1. Berikan Insentif yang Adil

Terakhir, cara untuk bisa menghadapi karyawan yang pemalas adalah dengan memberikan insentif yang adil. Karyawan yang awalnya rajin dan tiba-tiba malas memang harus Anda waspadai. Sebab bisa saja mereka berbuat demikian dikarenakan Anda yang tidak berbuat adil, terutama dalam pemberian insentif. Insentif memang sesuatu yang sangat sensitif bagi hampir setiap karyawan. Karena insentif ini adalah perkara yang sensitif maka Anda sebagai pebisnis seharusnya berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk membagikannya. Pastikan Anda berbuat adil untuk memberikan insentif ini. Karena bila Anda tidak adil memberikan insentif bisa jadi ada karyawan yang tidak terima dan kemudian membuat mereka malas bekerja.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top