Peluang Usaha

Rongsokan Sering Anda Remehkan? Bagaimana Bila Barang Sepele Ini Jadi Peluang Bisnis, Menarik Kan

Akibat dari gaya hedonisme dan daya beli masyarakat yang semakin meningkat, hal ini menciptakan sejumlah tumpukan barang-barang tak terpakai di setiap rumah tangga. Meskipun ada banyak barang yang masih berfungsi dengan baik, kerap kali barang-barang tersebut ditinggalkan karena alasan sudah tidak ngetren dan sudah ketinggalan zaman. Namun, dibalik adanya fenomena ini banyak juga orang mengambil kesempatan untuk menciptakan sebuah peluang bisnis yang brilian dari barang rongsokan atau barang bekas. Karena selain bisa membersihkan rumah dari tumpukan barang bekas, ternyata dapat menghasilkan uang yang nilainya justru sangat menguntungkan. Nah, bagi Anda yang juga ingin membuka bisnis rongsokan, Anda bisa mulai merintisnya setelah mengetahui seputar bisnis barang rongsokan. Lalu, poin-poin apa saja sih yang perlu diketahui seputar bisnis barang rongsokan? Yuk, simaklah penjelasannya berikut ini.

  1. Barang Rongsokan Tidak Hanya untuk Pekerjaan Pemulung

Mengumpulkan barang rongsokan atau barang bekas tidak hanya sekedar bisnis yang digeluti oleh kaum pemulung saja. Pekerja buruh hingga pekerja kantoran juga bisa menjalankan bisnis rongsokan ini. Untuk mulai menjalankannya Anda dapat mengklasifikasikan ke dalam 2 kategori yang berbeda yakni kategori barang bekas layak pakai seperti produk fashion, buku-buku bekas, peralatan elektronik dan kategori barang bekas yang akan didaur ulang seperti besi tua, plastik atau kaleng. Bisnis rongsokan ini tentu saja tidak seremeh apa yang dilihat, justru prospek bisnis barang rongsokan sangatlah menjanjikan. Banyak orang yang tidak segan untuk memburu barang-barang bekas branded atau pun barang bekas yang nilai historinya tinggi. Sedangkan, barang bekas yang didaur ulang biasanya banyak menjadi incaran sejumlah industri seperti industri plastik dan industri kertas.

  1. Pelajari Mata Rantai dan Wilayah Usaha yang Cocok untuk Berbisnis Barang Rongsokan

Sebelum Anda memulai bisnis barang rongsokan, sebaiknya pelajari mata rantai bisnis terlebih dahulu. Karena, mata rantai ini akan terlibat dalam proses bisnis rongsokan Anda. Anda dapat mulai mengira-ngira siapa saja pihak yang bisa diandalkan untuk mengumpulkan pasokan barang rongsokan yang masih berkualitas. Setelah itu, Anda harus mencari tahu pihak mana yang akan menerima barang rongsokan dengan harga yang tinggi. Dari sini, Anda bisa membuat perencanaan yang matang mengenai konsep bisnis yang akan Anda jalankan nanti. Selain mata rantai bisnis, wilayah usaha juga menjadi hal yang sangat berpengaruh terhadap proses bisnis Anda. Carilah wilayah yang sangat berpotensi bagi usaha Anda, seperti dekat dengan perumahaan atau tempat dimana banyak barang bekas yang dihasilkan.

  1. Bisnis Barang Rongsokan Dapat Dijalankan di Rumah

Jika Anda memiliki sebidang tanah atau halaman rumah luas yang tidak terpakai, Anda bisa memanfaatkan lahan tersebut untuk memulai bisnis barang rongsokan. Tidak ada salahnya kan untuk memanfaatkan lahan kosong, supaya Anda dapat menghemat biaya sewa tempat usaha. Kemudian, agar banyak orang yang mengetahui bisnis rongsokan yang sedang Anda jalankan maka pasanglah plang berisi informasi bahwa Anda menerima barang-barang rongsokan. Dengan memasang plang berisi informasi, para tetangga akan terpancing keingintahuan dan partisipasinya untuk ikut memasok barang rongsokan. Mulailah menata lahan kosong tersebut agar tempat bisnis barang rongsokan Anda tetap bersih dan rapi.

  1. Perhatikan Kualitas Barang Rongsokan

Jika Anda membuka bisnis barang rongsokan atau barang bekas, tentu Anda harus memperhatikan juga kualitas barang-barang yang akan Anda jual. Lakukan penyortiran dan pemantauan kualitas barang sebelum menyajikan barang bekas pada pelanggan Anda. Selain itu, bersihkan kotoran atau noda yang menempel pada barang bekas. Untuk mengecek barang bekas elektronik, sambungkan dulu peralatan elektronik tersebut pada arus listrik untuk menguji konektivitas dan kualitasnya. Jika Anda membuka bisnis barang bekas yang bisa didaur ulang, proses pembersihan barang-barang bekas menjadi suatu nilai tambah bagi para pelanggan Anda. Karena, para pelanggan Anda akan merasa terbantu dan tidak perlu lagi membersihkan setumpuk barang rongsokan atau barang bekas yang hendak didaur ulang.

Demikian 4 poin yang perlu Anda ketahui seputar bisnis rongsokan. Dengan berbekal ketekunan dan kerja keras, maka setumpuk barang bekas yang tidak terpakai dapat disulap menjadi bisnis yang menguntungkan.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
%d bloggers like this: