Tips

Tips Untuk Para Manajer Ketika Memiliki Tim Baru di Kantor, Sudah Dicoba?

briefing-tim-baru

Sebagai seorang manajer Anda memang harus memiliki kecerdasan dan skill untuk memimpin karyawan di bawahnya. Kemampuan  ini berlaku juga ketika manajer memiliki tim baru. Dalam bekerja tak jarang perusahaan membutuhkan tim untuk bisa bersama-sama mengerjakan project atau menghasilkan sesuatu yang lebih optimal. Tapi tak jarang dari mereka para manajer yang kemudian tidak tahu harus melakukan apa ketika mendapatkan tim baru. Biasanya hal ini dialami oleh para manajer baru. Nah bila memang Anda salah satu orang yang mengalaminya juga maka tak perlu khawatir. Sebab ada beberapa tips yang bisa Anda jalankan dalam menghadapi tim baru tersebut.

  1. Buat Jadwal Meeting

Tips pertama untuk para manajer yang memiliki tim baru adalah dengan membuat jadwal meeting. Pertemuan atau meeting memang harus segera Anda laksanakan ketika ada tim baru yang masuk. Dari sinilah Anda harus membuat jadwal meeting. Pertemuan atau meeting sendiri dilakukan dengan tujuan agar antar Anda dan tim mengenal anggota baru tersebut. Selain itu pertemuan ini dilakukan agar Anda segera bisa membuat tim bekerja untuk menyelesaikan project. Dalam meeting ini Anda sebagai manajer juga harus menghadirkan semangat yang lebih baik serta kekompakan yang lebih kuat. Meski sebenarnya kedatangan anggota baru dalam tim ini berada di tengah perjalanan project, tapi Anda sebagai manajer harus tetap bisa meyakinkan anggota tim lain untuk tetap bersama-sama bersemangat dan kompak untuk mengerjakan project hingga tuntas dan berhasil.

  1. Lakukan Briefing dan Pelatihan

Ternyata bila Anda mendapati anggota tim baru ini masih belum berpengalaman, maka mau tak mau Anda sebagai manajer harus menghadirkan briefing dan pelatihan pada mereka. Sebab, tanpa briefing dan pelatihan maka project yang akan dikerjakan oleh tim serta yang Anda pimpin akan berantakan. Pasalnya, bila dalam sebuah tim ada satu orang saja yang tidak bisa menjalankan perannya, maka hal ini akan mengakibatkan ketimpangan dan akhirnya menjadikan project jadi kacau. Maka dari itu untuk menyelamatkan project dari kekacauan maka Anda sebagai manajer sudah seharusnya untuk memberikan briefing dan pelatihan yang terbaik bagi anggota tim yang baru masuk tersebut.

  1. Ajak Berdiskusi Bersama

Selanjutnya, Anda yang memiliki tim atau anggota tim baru maka bisa menerapkan tips untuk mengajak diskusi bersama. Diskusi memang akan membuka banyak hal yang mungkin sebelumnya tidak diketahui atau tidak dipikirkan. Bila kemudian Anda sebagai manajer mampu mendapati hal baru atau hal baik yang belum dipikirkan sebelumnya maka pastinya akan menguntungkan Anda. Walaupun anggota tim baru ini baru masuk bukan tidak mungkin dari pengalaman yang dimiliki diperusahaan sebelumnya dapat membuat Anda mampu memiliki wawasan baru dan mampu mensukseskan project.

  1. Berikan Mereka Kepercayaan dan Keleluasaan

Sebagai menajer yang baik Anda memang harus bisa memberikan kepercayaan, kenyamanan dan keleluasaan dalam bekerja bagi anggota tim baru. Walau dia adalah orang baru tapi mereka butuh kepercayaan, kenyamanan dan keleluasaan agar dia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika bekerja. Tapi tanpa adanya kepercayaan dan keleluasaan maka anggota tim baru ini bisa jadi akan bekerja tanpa semangat dan gairah. Saat mereka bekerja tanpa semangat maka hasilnya tentu saja akan tidak seperti yang diharapkan. Maka dari itu cobalah memberikan kepercayaan yang penuh serta keleluasaan pada mereka agar project yang dikerjakan bisa berhasil dan sukses.

  1. Bersedia Untuk Selalu Menjadi Partner Bila Dibutuhkan

Terakhir, tips bagi manajer yang baru saja memiliki tim baru di kantor yaitu bersedia untuk selalu menjadi partner bila dibutuhkan. Ketika bekerja memang bukan tidak mungkin anggota tim baru ini kemudian mendapati masalah dan kendala. Nah saat mereka mendapati masalah maka mereka akan binggung. Tapi bila Anda sebelumnya sudah menyatakan untuk selalu siap menjadi partner, maka mereka tidak akan lagi merasa kebingungan ketika mendapati masalah saat bekerja. Jadi meski Anda adalah atasan mereka karena menjabat sebagai manajer tapi Anda harus bisa memposisikan sebagai partner. Sebab dengan hal ini maka Anda sebagai manajer akan bisa mensukseskan project yang sedang dikerjakan bersama dalam kerja tim.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top