Tips

Harga Sembako Naik Tinggi? Siasati dengan 4 Cara Ini

tips-atasi-kenaikan-sembako

siasat atasi kenaikan sembako/https://ayoyogya.com/

Beberapa minggu yang lalu masyarakat di Indonesia dikejutkan dengan melambungnya harga kebutuhan pokok atau sembako seperti daging, cabai hingga kedelai. Kenaikan harga dari kebutuhan pokok yang drastis tersebut tentu akan menimbulkan pengaruh bagi keuangan. Dari sinilah maka saat harga kebutuhan pokok ini naik, kamu perlu memiliki siasat. Berikut beberapa siasat dari perencana keuangan Tejasari Asad dan Eko Endarto yang bisa kamu jalankan dalam menghadapi naiknya harga sembako.

  1. Efisiensi Konsumsi

Siasat pertama yang bisa kamu jalankan untuk menghadapi naiknya harga sembako adalah melakukan efisiensi konsumsi. Jika kamu merasa mampu untuk mengurangi jumlah atau porsi makanan maka hal ini sangat baik dilakukan. Sebab menurut Asad, siasat ini akan langsung membuat pengeluaranmu tertahan dan efisiensi pun langsung efektif berjalan. Untuk menjalankan strategi ini kamu tak perlu langsung menghilangkan bahan makanan yang harganya sedang melambung. Tapi kamu hanya perlu menguranginya. Seperti misalnya biasanya kamu makan daging seminggu empat kali, kamu bisa menguranginya menjadi dua kali. Kamu juga bisa membuat menu menggunakan bahan yang sama tapi dengan porsi yang lebih sedikit. Dari sini maka kamu bisa menghadirkan efisiensi.

“Ada berbagai macam cara, misalnya kalau daging yang biasanya dimasak rendang, bisa dipotong-potong kecil menjadi soto, jadi beli sedikit,” kata Asad.

  1. Ganti dengan Bahan Makanan Substitusi

Dalam dunia makanan kita mengenal adanya istilah substitusi yang artinya kamu bisa mengganti bahan makanan tertentu dengan yang lain. Meski ada beberapa hal yang berbeda dari bahan makanan yang diganti, namun dengan kandungan yang sama maka makanan substitusi bisa menjadi solusi dari kenaikan harga. Misalnya saja daging yang harganya sedang melambung tinggi kamu ganti dengan ikan atau telur yang harganya stabil. Dari sini kamu yang melakukan substitusi pada daging ke ikan akan membuat pengeluaranmu tidak membengkak.

“Ganti, substitusi sehingga tidak harus beli barang itu, tapi mensubtitusi dengan barang yang lain,” ucap Eko.

  1. Buat Anggaran Belanja dan Buat Daftar Belanjaan

Sebagai bendahara dalam keluarga, seorang Ibu memang perlu membuat anggaran dalam hal belanja, apalagi bila sembako sedang naik drastis. Jalankan saja anggaran ini setiap awal bulan. Karena merupakan pos pengeluaran rutin, maka belanja sembako bersama tagihan lain ini menurut Asad perlu dialokasikan sebesar 40% dari total pendapatan.

“Jadi, kita harus atur pengeluaran keluarga rutin ini. Jangan semuanya untuk belanja,” kata Eko.

Siasat ini akan berjalan lebih efektif bila kamu bisa membuat list atau daftar belanjaan setiap akan berbelanja. Dengan adanya anggaran dan daftar belanja tersebut maka kamu bisa terhindar dari pembelian yang impulsif yang dapat membuat keuanganmu semakin berantakan. Jika kamu mampu melakukan siasat kedua ini dengan baik maka kenaikan harga sembako bisa kamu atasi.

  1. Jangan Geser Anggaran Lain

Terakhir, siasat untuk menghadapi harga sembako yang naik tinggi adalah dengan tidak menggeser anggaran lain. Maksudnya adalah kamu dilarang mengurangi pos pengeluaran lain seperti tabungan untuk menggesernya ke pos belanja sembako yang sedang naik ini. Kenapa demikian? Sebab pos pengeluaran sembako yang bisa disiasati dengan efisiensi dan substitusi seharusnya perlu diprioritaskan. Sementara pos lain seperti tabungan ini harus tetap berjalan dengan jumlah sama karena penting untuk masa depan.

Itulah beberapa siasat dan cara yang bisa kamu jalankan untuk menghadapi kenaikan sembako atau bahan kebutuhan pokok. Dengan menjalankan beberapa siasat tersebut maka kamu tak perlu lagi binggung dan khawatir lagi. Sebab finansialmu akan tetap sehat bila kamu memang benar-benar serius menerapkan siasat tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
×