Peluang Usaha

Bahaya Investasi Emas Yang Wajib Anda Tahu

Emas merupakan salah satu jenis investasi yang cukup disenangi oleh banyak orang, terutama ibu-ibu. Hal ini terjadi karena emas dipercaya memiliki harga yang cukup stabil, dan mengalami kenaikan harga setiap tahunnya. Tak hanya digunakan selain investasi, emas juga dipilih karna dapat sekaligus digunakan sebagai aksesoris mewah. Maka tak heran jika jumlah transaksi emas, baik itu digunakan sebagai aksesoris ataupun untuk investasi setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan.

Meskipun banyak orang memercayai jika harga emas selalu stabil, namun tak bisa dipungkiri jika pada beberapa waktu harga emas juga mengalami penurunan. Kondisi ini bisa saja terjadi jika perekonomian suatu negara sedang tidak stabil. Terlebih, jika harga emas yang anda miliki dipengaruhi oleh nilai dollar. Jika dollar sedang naik maka harga emas juga akan tinggi, sebaliknya jika nilai dollar rendah, harga emas juga akan turun.

Selain contoh diatas, ada banyak hal lagi yang harus anda wasadai terhadap investasi emas, diantaranya :

Tertipu Emas Palsu

Bahaya pertama yang harus perhatikan adalah mengenai kemungkinan menerima emas palsu. Saat ini keberadaan emas imitasi atau emas palsu sudah menyebar di banyak tempat. Banyak orang yang juga menyukai jenis emas ini karena harganya lebih murah dan tidak memiliki risiko apapun meskipun tidak bisa digunakan untuk investasi. Sekilas jenis emas imitasi tidak jauh berbeda dengan emas asli, sehingga kondisi ini sering disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Maka dari itu, jika anda ingin melakukan invetasi emas, belilah emas ditempat-tempat yang telah terpercaya berpuluh-puluh tahun. Cara ini tentu akan lebih menjamin jenis yang anda beli.

 Investasi Bodong

Bahaya selanjutnya yang harus anda hindari adalah investasi bodong. Tidak hanya pada investasi emas, investasi bodong juga bisa saja terjadi pada jenis investasi lain. Orang-orang yang terjebak pada investasi bodong biasanya telah termakan iming-iming keuntungan besar. Jika anda menemui oknum yang menawarkan investasi emas dengan keuntungan besar, maka anda patut waspada dan lebih baik menghindarinya. Setiap orang yang melakukan investasi pasti berharap untuk mendapatkan untung sebanyak mungkin, namun jika cara yang ditawarkan tidak wajar bisa dipastikan investasi yang dijalankan tidak benar.

 Resiko Hilang Lebih Besar

Dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, investasi emas memiliki risiko kehilangan yang jauh lebih besar. Apalagi jika emas yang anda miliki di gunakan sehari-hari. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan emas hilang, misalnya karena jatuh, dicuri, atau lainnya. Bahkan jika anda tidak hati-hati emas yang anda simpan didalam rumah pun bisa saja hilang dicuri perampok atau sejenisnya. Maka dari itu, jika anda memiliki emas dalam jumlah besar, lebih baik simpanla di jasa penyimanan emas yang telah disediakan di beberapa bank. Meskipun biayanya cukup mahal, namun sebanding dengan keamanan dan jaminan yang diberikan.

 Warna Emas

anda tentu sudah paham jika warna emas apabila tidak dirawat semakin lama akan semakin memudar. meskipun emas bisa dicuci untuk mengembalikan warna asli, namun terkadang warnanya tidak sebagus warna asli dan akan kembali cepat kotor. jika warna memudar, itu artinya kualitas emas juga juga menurun dan otomatis menurunkan harga jual emas. sama seperti pada point sebelumnya, anda juga bisa menggunakan jasa penitipan emas di yang disediakan beberaa bank untuk menjaga kualitas emas teta bagus.

 Setiap investasi pasti memiliki risiko yang tidak bisa dihindari, namun bisa ditekan. Oleh sebab itu, ketika anda memutuskan untuk melakukan investasi pada jenis apapun, kenali investasi anda dengan baik, kenali risiko, dan pahami cara untuk menekan risiko yang mungkin terjadi. Jika anda melakukan hal tersebut, maka kemungkinan besar peluang untuk mendapat profit besar akan terbuka lebar.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top