Lainnya

Mau Ikut Beradu Nasib ke Jakarta Setelah Mudik? Pikirkan 5 Hal Ini Dulu

adu-nasib-di-ibu-kota

Masa mudik jelang lebaran adalah waktu di mana banyak orang meninggalkan ibu kota Jakarta untuk pulang kampung ke daerahnya masing-masing. Namun masa mudik dan lebaran yang hanya berlangsung satu hingga dua minggu ini akan berubah kembali menjadi arus balik yang membuat Ibu Kota Jakarta kembali penuh oleh para pekerja. Nah saat arus balik inilah tak jarang banyak pemudik yang membawa sanak saudaranya ke Jakarta untuk mengadu nasib. Mengadu nasib dan peruntungan memang tidak ada salahnya. Tapi untuk mengadu nasib di Jakarta tentu Anda harus memiliki banyak pertimbangan. Kenapa demikian? Berikut beberapa alasan yang membuat Anda harus berpikir kritis sebelum memutuskan mengadu nasib di Jakarta.

  1. Kerasnya Kehidupan Ibu Kota

Pertama, hal yang perlu Anda pikirkan baik-baik sebelum mengadu nasib di Jakarta pasca lebaran adalah kerasnya kehidupan di Ibu Kota. Kerasnya kehidupan di Ibu Kota Jakarta ini bahkan ada yang mengibaratkan lebih kejam dari ibu tiri. Faktanya pengibaratan tadi memang tidak ada salahnya. Sebab kehidupan di Ibu Kota Jakarta memang sangat keras. Bahkan begitu kerasnya kehidupan di Jakarta membuat Anda harus selalu waspada dengan tindak kriminalitas di sekitar yang sering terjadi. Tingkat kriminalitas di Jakarta memang terbilang sangat tinggi. Fakta ini terjadi bukan lain bukan tidak dikarenakan oleh kerasnya kehidupan Ibu Kota. Nah dari sinilah Anda harus paham dan menjadikan hal ini sebagai bahan pertimbangan sebelum mengadu nasib di Jakarta.

  1. Mahalnya Biaya Hidup

Mungkin Anda berpikir bahwa kerja di Jakarta akan mendapatkan gaji yang besar. Jika dilihat daftar UMR (Upah Minimun Regional) seluruh daerah di Indonesia, Jakarta memang menempati urutan pertama sebagai provinsi dengan UMR tertinggi. Tapi dibalik UMR dan gaji tinggi yang ada di Jakarta, Anda harus paham bahwa biaya hidup di sana terbilang mahal. Jadi sebenarnya gaji atau UMR yang tinggi di Jakarta adalah sesuatu yang nisbi karena memang sesuai dengan biaya hidupnya yang mahal. Jadi jangan sekali-kali tertipu dengan gaji mahal di Jakarta, sebab memang di sana Anda harus bersiap dengan biaya hidup yang realatif mahal.

  1. Tingkat Stress yang Tinggi

Berikutnya, hal yang perlu Anda pikirkan jika akan mengadu nasib di Ibu Kota Jakarta pasca lebaran adalah tingkat stress yang tinggi. Dengan segala kerumitan hidup yang ada di Jakarta memang tak jarang banyak pekerja di sana yang mengalami stress. Bahkan tingkat stress yang dialami orang-orang di Jakarta ini bisa jadi sangat tinggi mengingat kehidupan keras yang dialami di Jakarta. Stress tentu merupakan sebuah problem yang tidak baik. Sebab jika stress ini dialami seseorang terlalu sering maka bisa membuat kesehatannya menurun.

  1. Cari Pekerjaan Tidak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Di Jakarta memang menawarkan banyak pekerjaan yang bisa didapatkan. Tapi dengan tingkat persaingan yang ketat antar pekerja maka besarnya pekerjaan pun jadi semakin mengecil peluangnya untuk diperoleh. Jadi jangan sekali-kali menganggap bahwa mencari pekerjaan di Jakarta itu mudah. Sebab bukan tidak mungkin satu lowongan atau posisi pekerjaan yang ada bisa diperebutkan oleh banyak pelamar kerja. Nah jadi dari sini maka mencari kerja di Jakarta butuh perjuangan yang juga terbilang berat.

  1. Persaingan yang Sangat Ketat

Terakhir, hal yang perlu Anda pikirkan matang-matang sebelum beradu nasib di Jakarta adalah persaingan yang ketat. Mungkin Anda berpikir bahwa di Jakarta Anda tidak ingin menjadi pekerja atau karyawan. Tapi di Ibu Kota tersebut Anda berencana membuka usaha atau bisnis. Oke ini adalah pemikiran yang agak maju. Tapi baik itu mencari kerja atau membuka usaha, di provinsi DKI Jakarta ini sama-sama tidak mudah. Bila Anda berniat membuka bisnis di Jakarta, Anda juga harus bersiap dengan tingkat persaingannya yang amat sangat ketat. Dengan ketatnya persaingan bisnis di Jakarta tak jarang bahkan beberapa entrepreneur yang mengalami gulung tikar atau kegagalan.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangan dan pikirkan matang-matang sebelum memutuskan untuk beradu nasib di Jakarta. Ingat dunia tidak sebebar daun kelor. Dari sini cobalah untuk menelusuri dulu peluang-peluang yang ada di daerah. Jika memang sudah mentok tidak ada peluang, ya apa boleh buat, Anda bisa mencoba mengadu nasib di Jakarta dengan penuh kesungguhan dan kerja keras.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top