Peluang Usaha

Butuh Modal untuk Bisnis di Bulan Ramadhan? Lakukan 5 Strategi Ini

modal-bisnis-bulan-ramadhan

modal bisnis bulan ramadhan/https://mui.or.id/

Pada bulan April 2021 nanti umat Islam akan memiliki agenda tahunan yakni beribadah puasa bulan Ramadhan. Kegiatan puasa di bulan Ramadhan sendiri di Indonesia selalu memiliki kesan tersendiri. Karena jumlah umat muslim yang besar, maka peringatan bulan Ramadhan di Indonesia sangat terasa momentumnya. Kesan bulan Ramadhan ini juga dirasakan oleh para pebisnis yang merasakan peningkatan omset. Dari sinilah kemudian banyak pebisnis pada bulan Ramadhan yang menambah jumlah dagangannya. Nah untuk kamu yang juga ingin berbisnis atau meningkatkan jumlah produksi barang untuk dijual di bulan Ramadhan, maka penambahan modal perlu kamu usahakan. Tapi bagaimana kalau kekurangan modal? Jangan khawatir, lakukan strategi dari Perencana Keuangan Andy Nugroho dan Prita Hapsari Ghozie berikut ini.

  1. Tabungan

Strategi pertama untuk meningkatkan modal untuk bisnis di bulan Ramadhan adalah dengan menabung. Dalam menjalankan strategi ini Andy mengatakan bahwa tabungan merupakan modal paling efektif yang bisa digunakan untuk bisnis karena berasal dari dana sendiri. Meski dana sendiri namun Andy menyatakan bahwa batas ideal penggunaan tabungan yaitu sekitar 30 persen dari total tabungan. Kenapa demikian? Sebab menurutnya tabungan ini juga diperlukan untuk hal-hal mendesak dan tidak bisa ditutup oleh dana darurat.

“Agar kalau ada keperluan mendesak yang sudah tidak bisa ditutup dana darurat, masih bisa ditutup dengan tabungan sehingga masih bisa berjaga-jaga. Misal tiba-tiba ada kecelakaan, kendaraan pribadi rusak, itu jadi masih ada bantalan,” kata Andy.

Namun menurut Prita Ghozie, penggunaan tabungan ini seharusnya difokuskan pada tujuan tertentu saja seperti tabungan pendidikan anak. Maka untuk modal usaha, pebisnis bisa mengambilnya dari dana yang tidak terpakai.

“Modal bisa diambil dari dana idle atau yang tidak terpakai. Jangan atau hindari penggunaan dana darurat,” ujar Prita.

  1. Hasil Penjualan

Bila bisnismu sudah eksis sebelum bulan Ramadhan maka kamu bisa mengusahakan penambahan modal dengan meningkatkan penjualan. Caranya kamu bisa menjalankan teknik marketing lain seperti sistem Pre-Order (PO). Jadi pembeli harus membayar dulu untuk kemudian barang diproduksi dan dikirim. Dari sini kamu akan mendapatkan alokasi uang lebih untuk kamu gunakan sebagai modal di bulan Ramadhan.

“Bagi yang mau usaha dengan sistem PO maka juga bisa menambah modal kerja belakangan,” jelas Prita.

  1. Investasi

Kamu yang telah menjalankan investasi bisa mendapatkan modal bisnis untuk bulan Ramadhan dengan mencairkan investasi tersebut. Tapi menurut Prita untuk menjalankan strategi ini ada hal-hal yang perlu dicermati seperti memilih investasi yang likuid atau mudah dicairkan. Selain itu disarankan oleh Prita untuk menghindari investasi yang sudah ada peruntukannya.

  1. Gadai Barang

Kamu yang memiliki barang-barang yang bernilai bisa menggadaikannya untuk mendapatkan modal bisnis. Namun menurut Andy, untuk menggadai barang ini kamu perlu menghindari penggadaian barang-barang produktif yang digunakan untuk menunjang bisnis.

  1. Utang

Terakhir, strategi mendapatkan modal bisnis untuk bulan Ramadhan adalah berhutang. Cara ini bisa kamu lakukan bila memang ke-empat cara di atas sulit dilakukan. Bisa dikatakan hutang ini adalah langkah terakhir untuk mendapatkan modal. Tapi menurut Andy, hutang memang sah-sah saja dilakukan jika tujuannya produktif seperti bisnis. Apalagi bila bisnis yang akan kamu jalankan terbilang menjanjikan untuk memperoleh profit besar, maka hutang pun bukan sesuatu yang buruk.

Lebih lanjut Andy mengatakan bahwa hutang tak boleh selalu diandalkan. Sebab sejatinya hutang adalah opsi terakhir. Dan setelah mempunyai hutang kamu harus benar-benar mengelolanya dengan benar agar tidak menjadi bumerang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top