StartUp dan UKM

Dari Kantin Kampus Jadi 36 Outlet, Inilah Kisah Sukses “Susu Mbok Darmi”

Dhony-susu-mbok-darmi

Dhony Pratama/https://youngster.id/

Bila minuman kekinian saat ini didominasi oleh kopi dan teh, Dhony Pratama, owner “Susu Mbok Darmi” malah mengusung minuman susu. Pilihannya untuk tidak mengikuti arus ini ternyata mampu membuahkan hasil. Kini bisnis yang dimulai di kantin ini telah merambah jadi 36 outlet dan mempekerjakan setidaknya 130 karyawan. Lalu bagaimana kisah Dhony Pratama membangun bisnis “Susu Mbok Darmi” ini ? Berikut informasinya.

Awal Usaha

Awal mula Dhony ingin berbisnis dimulai dari keinginannya untuk menambah uang jajan saat kuliah. Dari sini kemudian Dhony memilih untuk berjualan susu di kantin kampusnya. Meski tergolong bukan minuman kekinian, namun Dhony merasa yakin dengan pilihannya karena didukung oleh ilmu peternakan yang dipelajari selama menjadi mahasiswa di Institut Pertanian Bogor.

Untuk pasarnya Dhony memilih mahasiswa sebagai targetnya. Pemilihan kantin kampus sebagai tempat penjualan menurut Dhony karena dirinya melihat bahwa di sana target pasarnya sudah terbentuk. Selain itu dipilihnya kantin kampus karena Dhony ingin produk yang ditawarkan bisa menjangkau pasar dengan cepat.

“Oleh karena itu, kami memilih pasar yang sudah jadi seperti kantin kampus di mana target pasarnya sudah terbentuk, yaitu mahasiswa,” ujar Dhony.

Pilihan Nama dan Slogan yang Unik

Hal menarik dari bisnis yang digeluti Dhony ini juga bisa didapat dari pilihan namanya. Ketika banyak orang memilih nama bisnis dengan unsur kebarat-baratan, Dhony justru memilih nama sederhana yakni “Mbok Darmi” sebagai merek yang bernuansa Indonesia. Tidak hanya namanya yang unik, tapi slogan bisnisnya juga terbilang nyeleneh.

Tapi justru karena nama dan slogan yang unik inilah membuat popularitas “Susu Mbok Darmi” di awal kemunculannya melejit. Kini “Susu Mbok Darmi” pun telah berkembang pesat dari satu outlet di IPB menjadi 36 outlet dan telah mempekerjakan 130 karyawan.

Digitalisasi Bisnis Mengikuti Perkembangan Zaman

Selain membentuk branding yang tepat, kesuksesan Dhony melebarkan sayap “Susu Mbok Darmi” ini dikarenakan dirinya yang melakukan digitalisasi bisnis. Dhony menceritakan bahwa sebenarnya pada awal kemunculan bisnisnya, belum ramai pembayaran digital. Tapi saat layanan pembayaran digital ini semakin populer, Dhony pun menyatakan tak mau ketinggalan zaman. Maka pada bulan Januari 2020, “Susu Mbok Darmi” mengadopsi digitaliasi bisnis dengan melayani pembayaran digital ShopeePay. Dari sini penjualan susu meningkat tajam hingga 36 persen.

“Konsumen yang umumnya membeli satu minuman jadi membeli lebih banyak, berkat promo tanggal cantik yang diberikan ShopeePay dan juga paket bundling yang kami tawarkan,” terangnya.

Konsisten dan Terus Belajar

Setelah populer, Dhony pun tidak lantas berpuas diri. Dirinya mengatakan bahwa saat bisnis telah dikenal banyak orang, maka tugas selanjutnya yang harus dilakukan adalah mempertahankan kualitas produk dan pelayanan prima. Maka dari itu dirinya akan terus berusaha untuk konsisten dan terus belajar.

Dari sinilah kemudian Dhony membuat sistem untuk mendukung kualitas “Susu Mbok Darmi” tetap terjaga. Untuk menjalankan hal tersebut Dhony mengaku melalukan quality control berlapis dengan ketat dan dilakukan setiap hari.

Dan supaya bisnisnya terus berkembang, Dhony mengaku terus belajar melebarkan wawasannya. Caranya dirinya aktif mengikuti pelatihan-pelatihan entrepreneurship dan belajar dari sosok-sosok entrepreneur sukses lainnya.

Memperlakukan Karyawannya Seperti Keluarga

Tidak hanya itu agar konsumen selalu puas dengan pelayanan bisnisnya, Dhony mengaku menerapkan cara memperlakukan karyawannya seperti keluarga. Dari karyawan yang diperlakukan seperti keluarga maka mereka akan bekerja dengan optimal dengan berlaku ramah terhadap konsumen.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top