Lainnya

Ini Dia Hard Skill dan Soft Skill untuk Dukung Karier di Bidang Keuangan

skill-akuntan

skill akuntan/https://frconsultantindonesia.com/

Berkarir di bidang keuangan kini memang menjadi salah satu pilihan beberapa kalangan masyarakat. Beberapa profesi dibidang keuangan yang bisa kamu pilih antara lain akuntan, Chief Financial Officer (CFO), CPA atau Akuntan Publik Bersertifikat, spesialis hutang, spesialis piutang, staf pembukuan dan masih banyak yang lainnya. Nah untuk sukses menjalankan karir dibidang keuangan ini memang dibutuhkan skill berupa hard skill dan soft skill. Nah berikut hard skill dan soft skill yang perlu kamu miliki untuk sukses menjalankan karier dibidang keuangan.

Hard Skill di Bidang Keuangan

  1. Akuntansi

Hard skill pertama yang harus dimiliki untuk sukses berkarir dibidang keuangan adalah akuntansi. Skill akuntansi sendiri bisa terlihat dari beberapa keterampilan berikut ini:

  • Pencatatan transaksi masuk dan keluar
  • Pemahaman laporan keuangan untuk memberikan nasihat keuangan yang baik untuk perusahaan.
  1. Pemahaman Pada Teknologi

Di era perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat siapa pun termasuk kamu yang berkarir dibidang keuangan, perlu menguasainya. Saat ini hampir semua lembaga keuangan memang akan mengandalkan teknologi untuk mempermudah dan membuat efisiensi pada pekerjaan. Jadi akan sulit bagi kamu bila tidak menguasai teknologi untuk berkembang di lingkungan kerja bidang keuangan.

  1. Analisis Risiko

Hard skill untuk menganalisis dan mengidentifikasi risiko keuangan berdasarkan data keuangan perusahaan memang penting untuk dikuasai. Dengan skill ini kamu akan terbantu dalam mengambil keputusan bisnis berdasarkan kemungkinan risiko. Kemampuan analisis risiko ini adalah sesuatu yang sangat penting, terutama bagi kamu yang menjadi financial risk analyst. Bagi financial risk analyst, skill ini akan membantu proses manajemen risiko suatu organisasi.

  1. Memahami Standar GAAP dan IFRS

GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) dan IFRS (International Financial Reporting Standards) adalah kemampuan dalam menganalisis, mencatat, dan mengelompokkan transaksi bisnis. Kedua skill ini sendiri akan membantumu dalam memahami informasi yang ditemukan dalam laporan keuangan. Kedua skill ini memang sepintas mirip, namun bisa kita jumpai perbedaannya dalam penentuan komponen neraca, laporan arus kas, revaluasi aset, dan penggunaan metode penilaian. Dengan memahami kesamaan dan perbedaan GAAP dan IFRS, maka kamu akan mampu menentukan kapan masing-masing harus digunakan.

  1. Menghitung Return on Investment (ROI)

Hard skill terakhir yang harus kamu miliki agar sukses berkarir dibidang keuangan adalah menghitung ROI (Return On Investment). Dengan skill ini maka perusahaan akan mendapatkan beberapa data seperti perkiraan hasil yang didapatkan saat menjalani suatu proyek, peluncuran produk baru, atau bagaimana aktivitas bisnis dapat membawa keuntungan.

Soft Skill di Bidang Keuangan

  1. Analytical Thinking

Sementara untuk soft skill dalam karier di dunia keuangan ini Anda perlu menguasai analytical thinking. Analisis ini sendiri berwujud proses pemeriksaan pada hal-hal rinci untuk menemukan lebih banyak wawasan. Dibidang keuangan, soft skill ini diperlukan dalam menganalisis situasi secara akurat, memahami cara kerja situasi, menafsirkannya, memberi kesimpulan, keputusan, atau respons yang bijaksana. Secara umum, kemampuan ini memiliki cakupan dalam menganalisis data keuangan serta pemecahan masalah.

  1. Komunikasi Tertulis dan Verbal

Meski kamu bekerja di dalam kantor yang tidak berinteraksi dengan nasabah, bukan berarti kamu melupakan soft skill komunikasi. Skill komunikasi dalam karier bidang keuangan ini sangat penting dimiliki untuk meningkatkan kepercayaan perusahaan kepada kamu. Dengan skill komunikasi yang baik kamu juga bisa membuat laporan keuangan dan komunikasi antar divisi dengan sama baiknya.

  1. Detail-Oriented

Terakhir, soft skill yang perlu kamu miliki saat berkarier dibidang keuangan adalah detail-oriented. Beberapa pekerjaan di bidang keuangan seperti memasukkan, menganalisis, dan menghitung data keuangan perusahaan memang membutuhkan perhatian yang sangat detail. Maka penguasaan pada keterampilan ini akan membantumu dalam mengidentifikasi perbedaan yang terdapat serta mengidentifikasi letak kesalahan dalam perhitungan tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top