Tips

Ini Dia Kunci Sukses Bisnis Dapur Solo dari Karina Rosalin Kumarga

Karina-Rosalin-Kumarga

Karina Rosalin Kumarga/https://kilasfintech.kompas.com/

Nama Dapur Solo di Jakarta memang sudah tak asing lagi. Bisnis kuliner yang diawali dari usaha rumahan di tahun 1988 ini sekarang telah memiliki 42 cabang di DKI Jakarta dan sekitarnya. Tentu kesuksesan bisnis Dapur Solo tersebut tidak serta merta dapat diraih oleh owner-nya yaitu Karina Rosalin Kumarga. Wanita yang akrab dipanggil Ny. Swan ini selalu bekerja keras untuk mengembangkan bisnisnya hingga sekarang mampu bertahan di tengah pandemi. Lalu apa saja strategi dan kunci sukses yang dijalankan Ny. Swan untuk mengembangkan dan mensukseskan Dapur Solo? Berikut ulasannya.

  1. Semangat dan Optimistis

Kunci sukses pertama yang dilakukan Ny. Swan dalam menjalankan Dapur Solo adalah semangat dan optimis. Menurut Ny. Swan, keberhasilan seorang pengusaha sangat bergantung pada keuletannya. Entah itu semangat dalam menjalankan bisnis setiap hari hingga keuletan dalam memecahkan dan menghadapi masalah yang datang. Dari rasa semangat inilah menurut Ny. Swan akan memunculkan kekuatan pantang menyerah.

“Menjadi pengusaha harus passionate atau bersemangat dalam membangun bisnis,” kata Ny. Swan.

  1. Anggap Pekerjaan Sebagai Hobi

Dalam menjalankan bisnisnya, Ny. Swan menganggap pekerjaan sebagai hobi. Dari prinsip inilah Ny. Swan merasa tidak ada beban dan tekanan untuk mengembangkan usahanya hingga sukses.

 “Hal itu yang saya terapkan selama membangun Dapur Solo. Saya terbiasa bekerja selama 14 jam per harinya, dan saya menganggapnya sebagai hobi,” ujarnya.

  1. Mau Bergaul dan Berteman dengan Siapa Pun

Berikutnya, kunci sukses Dapur Solo menurut Ny. Swan adalah mau bergaul dan berteman dengan siapa saja. Selama 33 tahun menjalankan usaha, Ny. Swan selalu menganggap pelanggan sebagai teman. Dari sikap pertemanan inilah menurutnya akan muncul sikap ramah dan rasa kekeluargaan yang penting untuk membuat pembeli berlanjut jadi pelanggan setia.

“Sejak saya baru memiliki satu cabang di Sunter, saya selalu memperlakukan setiap pelanggan saya sebagai teman, menyapa dan bercengkerama akrab dengan mereka layaknya seorang teman,” jelas Ny. Swan.

  1. Pandai Promosi

Dalam bisnis naik turunnya omset memang menjadi hal yang biasa. Namun bila pengusaha mampu menjalankan strategi yang tepat maka turunnya omset ini tidak akan terlalu berdampak serius pada usahanya. Ny. Swan sendiri menjalankan strategi gencar promosi dengan saluran atau media yang tepat. Menurutnya, para pengusaha memang harus kreatif saat menjalankan marketing dengan salah satunya memanfaatkan internet untuk promosi.

“Ketika omzet menurun, kita harus pandai berpromosi dan memanfaatkan banyaknya media sosial yang bisa digunakan. Di awal saya merintis bisnis, saya membuat brosur dan menyebarkannya sambil mengantarkan pesanan pelanggan dari rumah ke rumah menggunakan sepeda,” kata Ny. Swan.

  1. Manfaatkan Kesempatan Kerja Sama

Terakhir, kunci sukses Ny. Swan menjalankan Dapur Solo adalah memanfaatkan kesempatan kerja sama. Menurut Ny. Swan perusahaan memang perlu mempunyai anggaran marketing yang besarannya setidaknya satu sampai tiga persen dari nilai omzet yang masuk. Pengusaha juga dituntut pandai memanfaatkan peluang dan kesempatan kerja sama dengan berbagai pihak. Seperti apa yang dilakukan dirinya yaitu menjalin kerjasama dengan Shopee dalam memasarkan produknya.

“Di masa pandemi, penjualan dine-in Dapur Solo mengalami penurunan. Namun, dengan adanya kampanye tanggal cantik ShopeePay, jumlah transaksi menggunakan ShopeePay bisa meningkat hingga 120 persen,” katanya.

Dari kerjasama dengan layanan pesan antar Shopee Food ini Ny. Swan mengaku sangat terbantu untuk menarik pelanggan. Pembeli atau pelanggan sendiri merasa diuntungkan dengan membeli makanan di Dapur Solo melalui Shopee Food karena adanya voucher.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top