Peluang Usaha

Inilah 4 Risiko Bisnis Jual-Beli Tanah, Sudah Tahu?

bisnis-jual-beli-tanah

bisnis jual beli tanah/https://www.tipsbelitanah.com/

Tanah memang menjadi komoditi yang selalu banyak diharapkan dan diimpikan banyak orang untuk dimiliki. Dari sinilah kemudian banyak orang yang membisniskan tanah dengan memperjual-belikannya. Meski nampak begitu prospek dan menjanjikan, tapi bisnis jual-beli tanah ini memiliki risiko yang cukup besar. Dari risiko besar bisnis jual-beli tanah ini maka ancaman kerugian pun juga semakin tinggi. Risiko dalam bisnis jual-beli tanah ini tentu harus bisa Anda milimalisir dengan baik. Tapi sebelum berusaha meminimalisirnya, Anda perlu mengetahui dulu apa saja risiko yang bisa muncul dalam bisnis jual-beli tanah tersebut. Nah berikut ini adalah beberapa risiko yang perlu Anda ketahui dalam bisnis jual-beli tanah.

  1. Berpotensi Disalahgunakan Orang Lain

Risiko pertama dari bisnis jual-beli tanah adalah berpotensi disalahgunakan orang lain. Meski tanah adalah aset yang tidak bergerak dan tidak membutuhkan perawatan, tapi tanah yang tidak terawasi dapat disalahgunakan orang. Tanah kosong memang bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Terutama di kota-kota besar dimana keberadaan tanah adalah sesuatu yang jarang ditemukan, maka potensi penyalahgunaannya akan semakin besar. Beberapa contoh penyalahgunaan terhadap tanah yang umumnya terjadi adalah dijadikannya lahan parkir, ditanami tanaman, dijadikan tempat jualan bahkan bisa juga djadikan lahan pembuangan sampah serta lainnya. Maka dari itu Anda yang memiliki tanah, terutama di perkotaan perlu sekali untuk selalu mengawasinya. Bila perlu Anda harus membuat pagar atau pembatas dengan jalan atau lahan lain agar tidak ada orang yang menyalahgunakannya.

  1. Bukan Aset yang Produktif

Tanah memang merupakan aset yang nilainya tidak akan pernah turun. Tapi bila Anda ingin menjadikan tanah ini sebagai aset produktif maka Anda akan sulit untuk mewujudkannya. Sebab, tanah kosong sulit untuk disewakan kepada orang lain. Anda hanya bisa mendapatkan keuntungan dari tanah ini hanya ketika menjualnya. Berbeda ketika Anda memiliki ruko atau apartemen, maka aset ini bisa Anda jadikan produktif dengan cara menyewakannya. Jadi sembari menunggu penjual terbaik, Anda bisa menyewakan ruko atau apartemen tadi sehingga tetap bisa mendapatkan uang bulanan yang produktif. Nah apa yang bisa dilakukan pada ruko atau apartemen ini akan sulit dilakukan pada tanah yang masih kosong.

  1. Bukan Investasi Jangka Pendek karena Bisa Rugi Bila Dijual dengan Cepat

Berikutnya, risiko bisnis jual-beli tanah adalah tidak bisa dijadikan investasi jangka pendek. Anda yang ingin mendapatkan keuntungan dari tanah ini memang harus bersabar untuk menunggunya beberapa tahun. Sebab, meski harga tanah ini cenderung selalu naik, tapi kenaikan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat. Tapi kenaikan harga tanah ini terjadi dalam waktu yang cukup lama yaitu tahunan. Semakin lama Anda mau bersabar maka harga tanah ini akan semakin tinggi. Nah dari sinilah maka tanah bukanlah instrumen investasi jangka pendek yang bisa menguntungkan bila dijual dalam waktu singkat. Bahkan beberapa pakar investasi menyatakan bila tanah dijadikan investasi jangka pendek maka akan muncul kerugian. Jadi jangan pernah berbisnis tanah bila yang Anda harapkan adalah keuntungan dalam waktu singkat.

  1. Butuh Waktu untuk Mendapatkan Keuntungan Terbaik

Terakhir, risiko berbisnis jual-beli tanah adalah membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan keuntungan terbaik. Meski Anda sudah bersabar menunggu naiknya harga dalam beberapa tahun, tapi tidak lantas Anda bisa langsung menjual tanah tersebut. Pasalnya, dengan harganya yang tinggi maka mencari pembeli dengan penawaran terbaik ini bukanlah urusan yang mudah. Anda memang harus mencari pembeli terbaik yang memberikan harga paling menguntungkan. Untuk itu Anda juga membutuhkan waktu dan kesabaran untuk menunggu pembeli yang memberikan penawaran terbaik. Seperti layaknya emas dan reksa dana maka Anda yang berbisnis jual-beli tanah perlu sabar dengan menunggu momentum yang tepat untuk menjualnya.

Itulah beberapa risiko bisnis jual-beli tanah yang perlu diketahui. Dengan mengetahui beberapa risiko yang ada tersebut maka Anda bisa merancang strategi untuk bisa menimalisir atau mengatasinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
×