StartUp dan UKM

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Jualan dengan Sistem Preorder

pre-order

jualan sistem pre-order/https://konsultanku.co.id

Salah satu cara berjualan yang bisa kamu terapkan pada bisnismu adalah preorder atau PO. Sistem jualan preorder sebenarnya sudah muncul sejak lama dan masih diterapkan di era digital marketing sepeti sekarang. Tentu saja bukan tanpa alasan sistem preorder ini terus dijalankan. Pasalnya dalam sistem penjualan ini ternyata ada beberapa kelebihan dan keuntungan yang bisa diperoleh pebisnis. Tapi juga perlu dipahami bahwa sistem penjualan ini juga punya sisi kelemahan atau kekurangan. Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan dari jualan sistem preorder tersebut? Berikut penjelasannya!

Sistem Preorder

Sebelum membahas kelebihan dan kekurangan jualan sistem preorder, kita perlu memahami apa jualan preorder itu sendiri. Jadi preorder adalah salah sistem penjualan di mana barang yang dipesan oleh pelanggan tidak tersedia secara langsung. Jadi pembeli harus menunggu dulu barang yang dipesan dalam jangka waktu tertentu. Kenapa harus menunggu? Tentu karena barang yang ada tidak ready stock. Bisa jadi barang itu belum dibuat atau belum ada karena menunggu kiriman dari pabrik atau distributor.

Dalam penjualan sistem preorder ini umumnya dilakukan pembayaran uang muka sebagai deposit. Namun pada beberapa kasus, preorder dilakukan dengan terlebih dahulu pembeli membayar uang penuh atau bahkan tanpa uang muka. Itu semua tergantung pada kesepakatan dan ketentuan yang berlaku dalam platform penjualan.

Kelebihan Jualan dengan Sistem Preorder

Selanjutnya mari kita bahas beberapa kelebihan dari jualan sistem preorder tersebut. Berikut beberapa kelebihannya:

  1. Menciptakan Antusiasme Pelanggan

Pertama, kelebihan atau keunggulan jualan dengan sistem preoder adalah menciptakan antusiasme pelanggan. Dengan produk yang terbatas produksinya, kamu bisa menjual barang dengan sistem PO ini pada sesi launching. Nah ketika pembeli yang datang benar-benar menginginkan produkmu, sistem PO akan membuat bisnismu terkesan banyak diminati. Ini terjadi karena saat antusiasme pembeli tidak berbanding lurus dengan barang yang ada.

  1. Penjualan dan Pendapatan Terjamin

Saat menjual barang dengan sistem preorder dan banyak pembeli yang meminatinya, maka kamu akan mendapatkan pendapatan yang lebih terjamin. Kenapa demikian? Sebab dengan sistem PO ini maka kamu hanya akan membuat atau menghadirkan produk hanya ketika ada pesanan. Produksi barang dengan sistem ini juga hanya bisa kamu lakukan bila pembeli sudah melakukan pembayaran. Dari sinilah maka kamu akan memperoleh pendapatan yang lebih pasti.

  1. Meminimalisir Risiko

Kamu yang menggunakan sistem preorder juga bisa meminimalisir risiko usaha. Kok bisa? Sebab dengan sistem PO tersebut, kamu hanya akan memproduksi atau menghadirkan produk yang benar-benar akan dipesan konsumen. Dari sini kamu tidak akan menyia-nyiakan bahan atau modal akibat tidak lakunya produk.

Kekurangan Jualan dengan Sistem Preorder

Sementara itu kekurangan dari sistem preorder ini antara lain:

  1. Tidak Bisa Melayani Order Lebih Banyak

Kekurangan pertama dari sistem preorder adalah tidak bisa melayani order lebih banyak. Mungkin kamu bisa melayani beberapa order dari beberapa pembeli. Tapi kalau ada pemesanan yang sangat banyak, bisa jadi hal ini tidak bisa kamu penuhi. Ini karena bisnis dengan PO biasanya dijalankan oleh bisnis yang masih kecil atau baru merintis dengan keterbatasan modal. Bila pun kamu menyanggupi order banyak tadi, kamu butuh waktu yang lebih lama dan mungkin tidak disetujui konsumen.

  1. Hilangnya Beberapa Konsumen

Dalam sistem PO ini konsumen memang diharuskan menunggu beberapa hari dalam menunggu barang. Nah dari sinilah akan ada pembeli yang bisa jadi tidak mau dengan cara menunggu tersebut. Meski mereka sejatinya sudah cocok dengan produk Anda, namun karena diharuskan menunggu, mereka pun akan pergi ke penjual lain yang menyediakan barang secara langsung.

  1. Kemungkinan Pelanggan untuk Kecewa Lebih Besar

Kekurangan lain dari sistem preorder adalah munculnya kekecewaan pelanggan karena ekspektasi yang tidak sesuai. Karena barang yang akan dibeli masih dalam proses pembuatan, maka bisa jadi memang pembeli akan kecewa jika tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
×