StartUp dan UKM

Khawatir Inflasi Ancam RI? Ini Cara Atasinya Agar Bisnis Tetap Eksis

cara-atasi-inflasi

cara atasi inflasi/https://www.allbusiness.com

Keadaan ekonomi dunia yang serba tidak pasti akibat pandemi Covid-19 dan konflik Rusia – Ukraina, menghadirkan ancaman inflasi pada beberapa negara. Begitu bahayanya ancaman inflasi ini bahkan membuat negara adi kuasa Amerika Serikat pun tak sanggup bertahan. Selain Amerika Serikat, beberapa negara di kawasan benua Asia, Eropa, Afrika dan Amerika pun sudah ada yang mengalami inflasi tinggi. Meski Indonesia masih terbilang aman, namun ancaman inflasi tetap harus diwaspadai, terutama oleh para pebisnis. Kenapa demikian? Sebab inflasi membuat harga-harga barang melonjak tajam dan penurunan daya beli. Nah berikut cara dan tips mengatasi inflasi agar bisnis tetap eksis.

Penyebab Terjadinya Inflasi dan Jenis Inflasi

Sebelum membahas tips dan cara mengatasi inflasi, kita perlu mengetahui dulu penyebab inflasi. Secara umum ada lima hal yang bisa menyebabkan inflasi yaitu:

  1. Terjadinya pertumbuhan ekonomi
  2. Meningkatnya jumlah peredaran uang
  3. Kebijakan pemerintah
  4. Pengelolaan utang negara
  5. Perubahan nilai tukar

Sementara itu inflasi sendiri memiliki jenis-jenisnya yaitu:

  1. Demand-pull Inflation atau inflasi dari sisi permintaan
  2. Cost-push Inflation atau inflasi dari sisi suplai
  3. Buit-in Inflation atau inflasi bawaan

Cara Mengatasi Inflasi Agar Bisnis Tetap Eksis

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai entrepreneur untuk mengatasi inflasi agar bisnis tetap eksis dan lancar:

  1. Fokus pada Efisiensi dan Produktivitas

Pertama, cara yang bisa kamu lakukan sebagai pengusaha untuk mengatasi inflasi adalah fokus pada efisiensi dan produktivitas. Ketika terjadi inflasi maka upah minimum yang ditetapkan melalui peraturan pemerintah daerah akan mengalami kenaikan. Kenaikan upah minimum sendiri terjadi karena harus menyesuaikan dengan kenaikan barang-barang di pasaran. Dari kenaikan upah minimum inilah maka kamu sebagai pengusaha harus sebisa mungkin melakukan efisiensi dan produktivitas untuk bisa menekan biaya. Salah satu cara yang kamu bisa lakukan dalam hal efisiensi ini adalah menjalankan transformasi digital pada beberapa proses bisnis yang sebelumnya dijalankan secara manual.

  1. Jalankan Otomatisasi

Selain melakukan tranformasi digital, efisiensi dalam bisnis yang bisa kamu lakukan adalah dengan menjalankan otomatisasi. Tidak melulu harus menggunakan mesin, otomatisasi yang dapat menekan biaya bisa dijalankan dengan bantuan aplikasi. Mulai dari pembukuan dasar, marketing, layanan customer dan lainnya kini memang bisa dijalankan dengan aplikasi. Dari sini maka kamu bisa menghemat beberapa biaya dalam bisnis.

  1. Fokus pada Arus Kas

Dalam bisnis atau perusahaan, arus kas memang sesuatu yang sangat penting untuk keberlangsungan usaha. Sebab dari arus kas inilah pebisnis bisa melihat apakah usaha yang dijalankan sedang baik-baik saja atau malah terpuruk. Dalam kondisi inflasi sendiri, pebisnis harus lebih concern mengamati arus kas yang terjadi pada bisnisnya. Untuk mengamati arus kas perusahaan sendiri kamu bisa melihat laporan keuangan yang ada. Pastikan saja dalam laporan keuangan tersebut tidak ada transaksi yang janggal atau tak terkontrol sehingga membuat pengeluaran menjadi boros.

  1. Menyimpan Persediaan Sebelum Efek Inflasi Terjadi

Terakhir, cara untuk mengatasi inflasi agar bisnis tetap eksis adalah dengan menyimpan persediaan sebelum efek inflasi muncul. Untuk memperkirakan waktu dan efek inflasi ini sangat sulit ditentukan. Ini karena ancang-ancangnya tidak selalu jelas. Karena inflasi dan dampaknya ini tidak bisa diperkirakan secara pasti maka untuk mengantisipasinya kamu bisa melakukan persiapan. Persiapan yang bisa kamu lakukan terkait hal ini adalah dengan
menyimpan persediaan bahan baku sebelum harga dari pemasok naik. Hal yang juga perlu kamu lakukan adalah dengan tidak menghabiskan cadangan uang tunai saat melakukan pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
×