Tips

Mau Buat Deskripsi Produk Makanan yang Menarik? Begini Caranya!

menulis-deskripsi-produk

menulis deskripsi produk/http://assets.kompasiana.com

Deskripsi adalah bagian dari penjualan produk yang harus dihadirkan oleh pebisnis. Terlebih bila kemudian kamu sebagai pebisnis menghadirkan usaha tersebut secara online, maka deskripsi ini akan semakin dibutuhkan. Pembuatan deskripsi sendiri tak boleh dilakukan secara sembarangan. Pasalnya, penulisan deskripsi yang dibuat dengan baik, akan mampu menarik perhatian target pasar atau konsumen. Begitu pentingnya deskripsi bahkan kini banyak bermunculan strategi penulisannya yang dikenal dengan copywriting. Lalu bagaimana dengan penulisan deskripsi jika produk yang dijual adalah makanan? Berikut ulasannya!

Deskripsi Produk Makanan

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa penulisan deskripsi produk ini telah menjadi bagian dari teknik copywriting yang perlu kamu pahami. Copywriting sendiri menurut The Balancesmall Business didefinisikan sebagai keterampilan menulis promosi penjualan dan materi pemasaran lainnya untuk produk, kampanye, penggalangan dana, dan masih banyak lagi. Tujuan penerapan copywriting sendiri adalah membuat orang mengambil tindakan seperti memasukkan alamat email, mendonasikan uang, membeli barang atau memencet tombol tertentu yang kita inginkan di website.

Secara umum, beberapa hal yang perlu ada pada penulisan deskripsi produk makanan antara lain nama produk, komposisi produk, manfaat, fitur, atau keunggulan produk, varian rasa. ukuran produk, masa kedaluwarsa dan kalimat ajakan.

Cara Menulis Deskripsi Produk Makanan

Adapun cara menulis deskripsi produk makanan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Mengenali Produk

Pertama, kamu terlebih dulu harus mengenali dengan baik produk yang akan dijual. Mulai dari komposisi, nilai gizi, cita rasa, manfaat kesehatan, hingga masa kedaluwarsa, semua harus kamu pahami. Dari beberapa informasi inilah kamu bisa membuat deskripsi produk makanan yang lengkap.

  1. Tentukan Target Pasar

Kamu memang harus menentukan target pasar dalam bisnis makanan yang kamu jalankan. Kenapa? Sebab dengan target pasar inilah kamu bisa membuat deskripsi yang sesuai dengan gaya bahasa mereka. Ketika kamu membuat deskripsi yang sesuai dengan bahasa target pasar, maka kamu akan lebih mudah menjaring mereka dalam teknik copywriting.

  1. Gunakan Konsep Piramida Terbalik

Berikutnya, cara membuat deskripsi produk makanan yang menarik adalah dengan menggunakan konsep piramida terbalik. Maksudnya dalam penulisan ini kamu harus memulai dari bagian yang paling umum hingga ke bagian yang spesifik atau khusus. Dari teknik penulisan yang demikian akan membuat sebuah deskripsi lebih tertata dan mampu mengarahkan minat pembaca secara spesifik. Tidak hanya itu, penulisan seperti ini akan membuat bisnismu terlihat profesional.

  1. Singkat, Padat, dan Jelas

Jangan bertele-tele saat membuat deskripsi produk karena hal ini tidak disukai oleh konsumen. Dalam penulisan deskripsi produk, kamu memang harus membuat tulisan yang singkat, padat dan jelas. Jadi tulislah sepadat mungkin sehingga membuat pembaca dapat segera paham dengan produkmu dan tidak berpindah ke toko sebelah.

  1. Hindari Kata-kata Klise

Hal lain yang perlu dihindari dalam penulisan deskripsi adalah kata-kata klise atau kata-kata yang tidak jelas dan memiliki makna ganda. Harus kamu pahami bahwa tujuan copywriting adalah menyampaikan pesan dengan sebaik mungkin. Dari sinilah jika kamu menggunakan kata-kata klise akan membuat audiens bisa menjadi salah paham. Jika calon konsumen sudah salah paham maka konsumen bisa saja berpindah ke toko lain. Sementara mereka yang sudah terlanjur membeli, akan kecewa karena tidak sesuai yang mereka harapkan hingga membuat citra bisnismu turun drastis.

  1. Tunjukkan Manfaat, Bukan Kelebihan

Terakhir, cara membuat deskripsi produk makanan yang menarik adalah dengan menunjukkan manfaat, bukan kelebihan. Konsumen memang lebih tertarik dengan apa yang mereka bisa dapatkan dari apa yang akan dibelinya. Dari sinilah maka kamu harus bisa menunjukkan manfaat atau keuntungan yang bisa didapat konsumen ketika membeli produkmu. Tapi bila kamu menuliskan kelebihan yang lebih berorientasi pada dirimu, maka hal ini akan sulit berdampak pada konsumen.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
×