Keuangan

4 Kegiatan Saat Liburan yang Bisa Menguras Habis Isi Kantong, Waspadai!

liburan-boros

Akhir tahun yang bisa menjadi agenda libur panjang memang akan sangat menyenangkan bila diisi dengan kegiatan liburan. Bagi beberapa orang agenda liburan pada masa akhir tahun bahkan telah menjadi tradisi untuk dijalankan. Dengan panjangnya waktu liburan yang biasanya dimulai sejak libur Natal membuat banyak keluarga yang mengusahakan untuk bisa memaksimalkannya dengan berlibur ke beberapa tempat wisata atau bahkan ke luar kota. Meski sudah menjadi aganda, namun banyak keluarga yang masih berpikir untuk berlibur. Pasalnya untuk melakukan liburan pada masa akhir tahun ini harus ada banyak uang yang harus dikeluarkan. Bahkan tidak jarang liburan pada masa akhir tahun ini kemudian menguras kantong hingga tak tersisa. Kantong yang kosong dan tak tersisa saat berlibur masa akhir tahun ini biasanya terjadi karena beberapa hal seperti berikut ini.

  1. Berkunjung ke Tempat yang Tidak Direncanakan

Pertama, kegiatan liburan yang bisa menguras kantong adalah berkunjung ke tempat yang direncanakan. Saat akan merencanakan liburan Anda memang sudah seharusnya membuat list tujuan yang akan dikunjungi. Tujuan pembuatan list tempat liburan sendiri bukan sesuatu yang tidak memiliki manfaat. Tapi list tujuan berlibur ini dibuat dengan tujuan untuk menyesuaikan waktu dan juga budget. Jadi ketika liburan kemudian dijalankan sesuai dengan list tujuan maka Anda tidak akan kehilangan waktu dan juga uang berlebih. Namun tak jarang dalam prakteknya, wisatawan kemudian tiba-tiba menambah list tujuan tanpa alasan yang jelas. Nah dari sinilah maka kemudian pelancong harus menambahkan budget sehingga membuat kantong terkuras habis.

  1. Makan di Tempat yang Mahal

Berikutnya, kegiatan liburan yang dapat membuat kantong terkuras habis adalah makan di tempat mahal. Persoalan makan dalam berlibur memang tidak bisa dipandang sepele. Pasalnya, pada umumnya di tempat wisata harga makanan ini rata-rata jauh lebih mahal dibanding tempat biasanya. Nah dari sini maka Anda yang merencakan liburan sudah seharusnya mencermati bagaimana Anda akan mengisi perut ketika di tempat wisata. Mungkin Anda bisa membawa bekal dari luar, tapi bila tempat wisata tidak mengizinkan pengunjungnya membawa bekal dari luar maka mau tak mau Anda harus mencari tempat makan di dalam objek wisata yang tidak menguras kantong. Jangan gengsi untuk melihat daftar harga di dinding atau di buku menu. Bila tidak didapati list harga, bertanya harga menu pun seharusnya tak perlu membuat Anda malu. Anda harus ingat beberapa kejadian yang pernah terjadi dimana wisatawan terjebak oleh harga yang super mahal dan tidak masuk akal dari tempat makan di sebuah objek wisata.

  1. Menyewa Guide yang Tidak Terlalu Dibutuhkan

Dari beberapa tempat wisata tertentu seperti museum atau air terjun yang sulit aksesnya, mungkin guide atau pemandu wisata boleh jadi memang diperlukan. Tapi bila Anda berkujung ke tempat wisata seperti pantai, taman bunga atau waterboom, bisa jadi keberadaan guide tidak terlalu penting. Tapi menariknya tidak sedikit wisatawan yang kemudian gagal paham dan kemudian menyewa guide untuk kegiatan liburan di tempat-tempat familiar tadi. Tentu hal ini sesuatu yang mubadzir dan menghambur-hamburkan uang karena tidak ada manfaat berarti yang bisa didapat. Dari sini maka menyewa guide yang tidak terlalu dibutuhkan di suatu tempat wisata akan bisa membuat kantong terkuras habis.

  1. Membeli Oleh-oleh di Tingkat Pengecer

Membeli oleh-oleh atau buah tangan memang selalu menjadi aganda yang tak terlewatkan oleh setiap wisatawan. Namun sayangnya kegiatan membeli oleh-oleh ini tak jarang kemudian membuat kantong terkurang habis. Hal ini dikarenakan wisatawan yang membeli oleh-oleh ditingkat pengecer. Membeli sesuatu termasuk oleh-oleh ditingkat pengecer memang membuat Anda harus menebusnya dengan harga yang mahal. Maka dari itu Anda yang tidak ingin kehabisan uang saat berlibur pastikan Anda membeli oleh-oleh ini minimal ditingkat pedagang besar atau distributor supaya Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Anda juga bisa membeli oleh-oleh dengan harga lebih murah ini langsung ditempat produksinya. Tentu bila produk oleh-oleh ini dibuat oleh UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), maka Anda tidak akan kesulitan untuk mendatangi dan membelinya langsung dari tempat produksi.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top