Lainnya

Bagi Para Pemilik Bisnis, Waspadai 5 Kalimat yang Dibenci Para Pelanggan

Sebagai seorang pemilik usaha pastinya Anda akan berurusan dan berinteraksi dengan para konsumen atau klien. Nah dalam interaksi dengan konsumen atau klien ini tentu akan ada komunikasi yang tercipta. Dalam komunikasi tersebut juga akan ada beberapa kalimat yang muncul untuk saling berbalas pernyataan atau pertanyaan. Karena pentingnya seorang konsumen atau klien bagi bisnis atau usaha Anda maka komunikasi dengan mereka tidak boleh diremehkan. Pasalnya ternyata ada beberapa komunikasi dengan penggunaan kalimat yang bisa membuat pelanggan atau klien menjadi benci.

Ketika bisnis Anda dibenci maka akan sulit bagi Anda untuk mengembangkan dan memajukan usaha karena bisa jadi pelanggan yang benci tadi membicarakannya pada orang lain. Dari sinilah letak bahaya dari komunikasi dengan penggunaan kalimat yang tidak tepat bagi sebuah bisnis. Nah berikut ini adalah beberapa kalimat yang wajib diwaspadai karena bisa membuat pelanggan dan klien benci dengan bisnis Anda.

“Mungkin Anda Bisa Mencobanya Lagi Nanti”

Jika Anda beranggapan bahwa konsumen dan klien adalah raja maka sudah seharusnya Anda selalu berusaha memuaskan mereka. Semakin mengesankan service atau layanan yang Anda berikan tentu akan semakin membuat konsumen puas dan akhirnya akan berdampak baik pada bisnis Anda. Tapi bila Anda selalu menomorduakan konsumen dengan mengulur-ulur waktu layanan bisa jadi konsumen atau klien akan tidak respect atau malah benci dengan Anda. Maka dari itu jangan sekali-kali menyepelekan konsumen dengan menunda-nunda layanan yang seharusnya bisa Anda lakukan waktu dan hari itu. Tapi bila memang Anda sedang dalam job yang overload maka Anda harus menjelaskan pada konsumen dengan alasan yang tepat.

“Anda Seharusnya Sudah Membaca Keseluruhan Dari Instruksi”

Produk bisnis yang sudah Anda cantumkan buku instruksi tak menjamin akan dibaca oleh konsumen. Ingat konsumen ini beragam dari tingkat pendidikannya. Maka dari itu jika ada konsumen atau klien yang datang untuk bertanya atau bahkan komplain maka tak ada hak untuk Anda sebagai pemilik bisnis untuk membalas dengan perkataan yang malah menyalahkan konsumen karena tidak membaca instruksi. Sebab bila Anda malah menyalahkan konsumen karena tidak membaca instruksi bisa jadi mereka akan jadi sakit hati dan kemudian membenci bisnis Anda. Tentu ini hal yang akan merugikan Anda.

“Saya Tidak Tahu”

Ketidaktahuan seseorang mungkin bisa dimaklumi pada beberapa kasus. Tapi pada kasus bisnis, Anda sebaiknya tidak langsung mengutarakan ketidaktahuan Anda pada konsumen atau klien. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kalimat “Saya tidak tahu” yang diucapkan pada klien bisa jadi sesuatu yang mengesankan kelemahan pada bisnis Anda. Jadi cobalah cari tahu dulu apa yang belum Anda ketahui dari klien tersebut tanpa harus menyatakan ketidaktahuan tersebut.

 “Tak Ada yang Salah Dengan Produk Kami”

Ada kalanya memang datang seorang konsumen atau klien yang akan menyalahkan produk Anda. Ini adalah hal yang wajar. Lalu bagaimana reaksi kita saat mendapati hal ini? Anda tak perlu takut, hadapi dulu dengan kepala dingin. Tak perlu membantah dulu konsumen atau klien yang menyatakan ada yang salah dengan produk. Sebab bila Anda langsung membantah dengan menyatakan bahwa tidak ada yang salah dengan produk Anda. Sebab pernyataan tersebut bisa jadi blunder karena akan membuat konsumen membenci bisnis atau usaha Anda. Meskipun Anda sangat yakin dengan kualitas produk Anda sebaiknya tak perlu terburu-buru mengatakan hal yang membalikkan pernyataan konsumen. Jadi alih-alih menyatakan pihak Anda yang paling benar lebih baik Anda cek dulu barang yang dianggap ada salah oleh konsumen. Dengarkan dan pahami dengan seksama apa yang dikeluhkan konsumen untuk kemudian Anda carikan solusi yang sama-sama menguntungkan.

“Saya Sudah Membantu Anda”

Meskipun Anda sudah melakukan layanan yang terbaik untuk klien tapi bila Anda mengungkit-ungkitnya bisa jadi hal ini akan jadi bumerang bagi bisnis Anda. Jadi dari pada mengungkit-ungkit kebaikan yang telah Anda berikan pada klien lebih baik Anda simpan saja hal tersebut dan tidak menyatakannya pada konsumen. Biarlah konsumen yang merasakan dan menyatakannya sendiri nanti pada waktunya tiba. Berikan saja pelayanan yang terbaik pada klien dengan semaksimal mungkin.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
%d bloggers like this: