Keuangan

Cara Bertahan Hidup Ala Anak Kos Modal 500 Ribu Perbulan

Bagi yang sudah pernah mengalami, menjadi anak kos merupakan suatu hal menyenangkan sekaligus menegangkan. Menyenangkan karena bisa dengan bebas melakukan banyak hal, dan menegangkan karena menuntut kita untuk belajar mandiri. Terlebih bagi mereka yang memang belum pernah terbiasa hidup sendiri jauh dari orang tua ataupun keluarga.

Umumnya, kehidupan anak kos selalu identik dengan mahasiswa atau anak sekolah. Padahal sebenarnya tidak. Mereka yang telah bekerja pun juga banyak yang menjadi anak kos. Namun ada perbedaan mendasar dari keduanya. Bagi mahasiswa biasanya mereka telah memiliki jatah hidup bulanan dari orang tua. Sedangkan bagi mereka yang bekerja tentu hal ini tidak berlaku, sehingga mereka bebas menggunakan uang hasil kerjanyanya. Meskipun keduanya memiliki perbedaan dalam hal pendapatan biaya hidup, mereka juga memiliki persamaan dalam hal mengatur keuangan.

Ketika mahasiswa diberikan uang bulanan dari orang tua, mau tidak mau, secara otomatis mereka harus menggunakan uang tersebut secara hemat untuk mencukupi kebutuhan selama satu bulan kedepan. Jika dalam waktu satu bulan uang telah habis dan jatah bulan berikutnya belum dikirim, maka mereka biasanya harus benar-benar mengirit di akhir bulan. Begitu juga dengan anak kos yang berstatus karyawan. Meskipun mereka tidak mendapat jatah bulanan dari orang tua, gaji bulanan yang mereka dapat juga pasti terbatas, sehingga bagaimanapun berhemat adalah hal yang wajib dilakukan.

Nah, berikut ini sedikit trik mengatur keuangan ala anak kos yang bisa anda ikuti. 500 ribu untuk satu bulan. Cukupkah ? berikut ini caranya.

Hitung Pengeluaran untuk Makan

Biaya untuk kebutuhan perut biasanya menyumbang pengeluaran yang paling banyak. jika anda ingin berhemat, usahakan jangan membeli makan di warung. Anda bisa mengakalinya dengan memasak nasi dan sayur sendiri. Misalkan saja, jika dalam satu minggu anda membutuhkan beras 1,5 kg x 4 minggu (satu bulan) = 6 kg beras x 12.000 (harga/kg beras) = Rp 72.000. untuk membeli beras anda cukup mengeluarkan biaya maksimal Rp 72 ribu saja setiap bulannya. Kemudian untuk lauk pauk, anda bisa menggunakan setiap harinya Rp 10.000 x 30 hari maka setiap bulan anda hanya mengeluarkan uang untuk lauk sebanyak Rp 300.000. jadi total pengeluaran untuk makan hanya cukup RP 372.000,- saja.

Pulsa

Selain makan, pulsa menjadi kebutuhan wajib yang tak bisa ditinggalkan. Terlebih pulsa untuk internet. Untuk menghemat pengeluaran pulsa internet, anda bisa mengakalinya dengan membeli nomor baru yang memberikan paket internet (nomor satu kali pakai). Biasanya harganya lebih murah, yakni sekitar Rp 20.000,- per 2 GB, lumayan kan untuk menghemat. Nah sedangkan jika ingin mengerjakan tugas, jangan sekali-kali pergi ke warnet. Anda bisa memanfaatkan fasilitas kampus atau kantor yang biasanya menyediakan WIFI gratis.

Uang buku

Bagi mahasiswa, biasanya buku juga hal wajib yang harus dimiliki untuk menunjang perkuliahan. Untuk menghemat pengeluaran, anda bisa mengakali dengan meminjam di perpustakaan, atau meminjam dari kakak tingkat. Jika cara ini mampu anda lakukan, maka pengeluaran akan semakin berkurang.

Pengeluaran untuk nongkrong

Meskipun menghemat, anda masih bisa lo keluar nongkrong bareng temen-temen. Namun jangan lupa, pilih tempat nongkrong yang sesuai dengan kantong. Selain itu, atur intensitasnya. Jika biasanya setiap akhir minggu anda keluar untuk nongkrong bareng teman, maka ketika berhemat anda cukup melakukannya satu kali saja, diakhir atau di awal bulan. Kemudian, tentutkna berapa biaya yang harus anda keluarkan. Misalnya anda hanya boleh mengeluarkan uang 25 ribu saja. 10 ribu untuk minum, 15 ribu untuk makan. Jadi pilihlan menu yang memang sesuai dengan kondisi kantong. Atau jika ingin menghemat lagi, sebelum keluar anda bisa mengisi perut terlebih dahulu. Kemudian ketika diluar nongkrong bareng teman, anda hanya cukup membeli minum 10 ribu saja. cukup menghemat bukan?

Transportasi

Jika ingin bepergian, transportasi juga perlu anda pertimbangkan loh. Apalagi jika jarak kantor, kampus atau tempat kerja cukup jauh. Jika anda tidak memiliki kendaraan sendiri, maka kondisi ini bisa jadi akan membuat anda lebih boros karena biaya angkot juga semakin naik. Katakanlah setiap hari anda mengeluarkan biaya transport PP 6 ribu, maka dikali 30 hari hasilnya sudah Rp 180 ribu, sangat banyak bukan ? Untuk menghemat, anda bisa mencari lokasi kos yang memang dekat dari tempat kerja, kuliah atau sekolah, sehingga tidak membutuhkan biaya transportasi lagi. jika memang membutuhkan untuk pergi ke suatu tempat anda bisa menggunakan Rp 10 ribu untuk transport setiap minggu, dikali 4minggu maka pengeluaran untuk transportasi hanya Rp 40 ribu/bulan.

Pengeluaran tak Teduga

Terakhir, anda bisa menjumlahkan semua pengeluaran pasti setiap bulannya. Total semuanya yang harus anda keluarkan sejumlah Rp 457 ribu rupiah. Jika dalam sebulan anda diberi uang uang Rp 500 ribu, maka masih ada sisa Rp 43 ribu. Uang ini bisa anda sisihkan untuk keperluan tak terduga lainnya.

 

Click to comment

Diskusi dan Komentar

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top