Lainnya

Anda Seorang Pekerja Keras atau Pekerja Cerdas? Yuk Temukan Jawabannya di Sini!

kerja keras vs kerja cerdas

Saat bekerja, setiap orang pasti ingin melakukannya dengan baik agar mendapatkan hasil yang terbaik. Namun dalam pengerjannya, setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda. Ada yang melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, berusaha keras dan mengeluarkan seluruh kemampuan serta pikirannya demi menyelesaikan tugas di kantor. Ada juga yang melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh namun dengan cara mengefektifkan waktu dan tenaga, bekerja kolektif bersama tim saat menyelesaikan tugas kantornya. Diantara kedua tipe tersebut, kira-kira Anda termasuk tipe yang mana? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

  1. Pekerja Cerdas

Tipe pekerja cerdas memiliki kriteria berikut ini:

  • Mengutamakan Kerja Sama (Tim)

Bekerja sendiri dengan penuh ketekunan memang bagus, namun hasilnya tidak akan secepat bekerja bersama tim. Karena, bekerja sama dengan tim semua pekerjaan dapat dilakukan secara lebih produktif dan efektif dibandingan bekerja sendirian.

  • Bekerja Secara Efisien

Selain bekerja secara efektif, seseorang yang memiliki tipe pekerja cerdas juga lebih memilih bekerja dengan metode yang efisien. Salah satu alasan kenapa mereka lebih memilih metode ini adalah karena tidak merasa cocok bekerja secara konvensional. Menurut pendapat mereka bekerja sendiri dalam jangka yang lama hanya akan menyita waktu, tenaga, pikiran dan uangnya. Jadi, tipe pekerja cerdas ini akan terus mencari mana metode yang paling tepat untuknya.

  • Pandai Memanfaatkan Momen

Seseorang dengan tipe pekerja cerdas biasanya menyukai tantangan, namun cenderung memilah-milah momen dan kesempatan mana yang bisa atau tidak dilakukan daripada harus menanggung risiko sendirian.

  • Konsisten

Karena pekerjaannya dilakukan secara efektif dan efisien, maka segala aktivitas di kantor juga akan berjalan lancar dan dalam waktu yang lebih cepat. Oleh sebab itu, mereka dapat memiliki waktu istirahat yang cukup lama agar keesokan harinya mampu bekerja dengan konsisten.

  1. Pekerja Keras

Tipe pekerja keras memiliki kriteria berikut ini:

  • Berusaha dan Pantang Menyerah

Pantang menyerah merupakan karakteristik yang paling terlihat dari tipe pekerja keras. Dia merasa bahwa bekerja sendiri juga dapat dilakukan dengan baik, asalkan tekun dan pantang menyerah. Karena tidak semua pekerjaan dapat dilakukan dengan baik bersama tim, jadi dia ingin membuktikan bahwa bekerja sendiri juga dapat maksimal dan sesuai yang diinginkan. Dari kemampuan inilah biasanya seseorang yang pekerja keras diperhitungkan oleh atasan, karena usahanya yang patut diacungi jempol.

  • Menyukai Tantangan

Sama dengan tipe pekerja cerdas yang menyukai tantangan, bedanya tipe pekerja keras ini cenderung lebih menyukai tantangan tersebut dengan keberanian untuk siap menerima risiko yang mungkin akan terjadi. Baginya mencoba hal baru adalah tantangan yang membuat penasaran, sehingga muncul rasa ingin tahu dan ingin terus mencobanya.

  • Lebih Terarah

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pekerjaan, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan apa yang mau di cari dan ke arah mana dia harus melakukan itu. Cara ini juga dapat membantu pekerjaannya agar lebih mudah dilakukan serta untuk meminimalisir risiko terjadinya sebuah kesalahan yang fatal.

  • Membutuhkan Waktu yang Lebih Panjang

Kebalikan dari tipe pekerja cerdas yang dapat bekerja dengan waktu yang cepat, tipe pekerja keras ini justru membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk menyelesaikan pekerjaannya. Hal ini bukan berarti dia melakukan pekerjaan dengan lamban, hanya saja pekerja keras selalu berjuang melakukan pekerjaannya semaksimal mungkin agar tidak melakukan kesalahan. Jadi, tidak heran mereka cenderung membutuhkan waktu yang relatif lebih lama saat bekerja.

  • Kurangnya Waktu Beristirahat

Jika melihat ke empat poin di atas, tipe pekerja keras biasanya memiliki waktu istirahat yang sedikit. Alhasil, saat bekerja keesokan harinya mereka terlihat letih dan lesu. Ada yang masih mengantuk, ada juga yang tidak konsentrasi saat menjalankan tugas. Hal ini tentu saja berdampak tidak baik bagi kesehatannya, jadi sebisa mungkin Anda bekerja jangan mengesampingkan waktu istirahat.

Itu dia jawabannya, sudah temukan mana karakteristik yang cocok dengan kepribadian Anda dalam melakukan pekerjaan sehari-hari? Kedua karakteristik di atas sama baiknya kok, asalkan yakini diri Anda untuk selalu melakukan pekerjaan dengan ikhlas dan penuh semangat.

Click to comment

Diskusi dan Komentar Anda ?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
%d bloggers like this: