Tips

Ingin Beli Rumah Lewat KPR? Terapkan Tips Cerdas Ini

Tips-beli-rumah-KPR

tips beli rumah KPR/http://ahlifinansial.com/

Membeli rumah secara KPR (Kredit Pemilikan Rumah) saat ini telah menjadi pilihan banyak orang. Dengan sistem angsuran yang ada dalam pembelian KPR maka seseorang akan lebih dmudahkan dalam pembeliannya. Dengan harga yang terus naik, maka pembelian rumah secara tunai ini memang dinilai memberatkan. Dari sinilah kemudian banyak pihak yang menawarkan huniannya dengan sistem KPR. Meski terlihat lebih mudah, tapi dalam sistem KPR ini kamu perlu menerapkan beberapa tips agar pembelianmu jadi lebih optimal.

  1. Pahami Lebih Dahulu, Apakah Anda Layak “Mencicil Rumah?”

Tips cerdas pertama dalam pembelian rumah secara KPR adalah dengan memahami dulu apakah Anda layak mencicil rumah. Meski kamu punya dana untuk membayar uang muka tapi kamu perlu juga memikirkan untuk membayar angsuran per-bulannya. Nah dari sinilah kamu harus menanyakan pada diri sendiri apakah memang bisa mencicil rumah tersebut. Kamu bisa mengukur kemampuan mencicil KPR ini dengan membandingkan rasio hutang dan nilai aset. Jika hasil atau skor perbandingan ini didapatkan angka lebih dari 50 persen maka bisa disimpulkan kondisi finansialmu tidak dalam keadaan sehat. Ini dikarenakan nilai rasio yang lebih dari 50 persen menandakan bahwa nilai utang telah melebihi nilai aset.

  1. Jangan Berhutang Jika Tak Ada Dana Darurat

Jika Anda sudah mengambil rumah KPR maka harus ada kesadaran diri untuk bisa meminimalisir atau menihilkan pengeluaran. Bila pun kamu punya cadangan dalam bentuk dana darurat, bukan berarti Anda lantas seenaknya dalam menggunakannya. Sebab idealnya ketersediaan dana darurat ini yakni 3 hingga 6 kali pengeluaran bulanan. Jadi bila Anda banyak pengeluaran dan bahkan berhutang, hal ini bisa membuat tanggunganmu semakin besar.

  1. Investasikan Dana Anda untuk DP Rumah

Berikutnya, tips cerdas membeli rumah lewat KPR yaitu dengan menginvestasikan dana untuk DP Rumah. Bila kamu baru dalam tahap merencanakan pembelian KPR, maka pastikan kamu untuk mulai mengalokasikan dana untuk DP (uang muka). Uang muka KPR yang tidak sedikit ini memang membutuhkan pengorbanan untuk bisa membayarnya. Maka dari itu kamu perlu menginvestasikan dana untuk keperuan DP rumah ini. Kamu bisa melakukan investasi untuk DP rumah ini dengan cara konvensional yakni menabung atau juga membeli instrumen investasi tertentu yang rendah risiko sert memiliki imbal hasil tetap. Untuk investasi ini Anda memang disarakankan tidak mengambil yang tinggi risiko karena jangka waktu menabung Anda cenderung pendek.

  1. Pastikan Cicilan Rumah Per-Bulan Tak Melebihi 35 Persen Penghasilan

Cicilan rumah KPR ini memang tak boleh disepelekan, terlebih untuk kamu yang punya penghasilan pas-pasan. Maka dari itu pastikan saja cicilan KPR-mu tiap satu bulannya tidak melebihi 35% dari penghasilan. Walau Bank bisa mengambulkan pengajuan KPR-mu dengan nominal cicilan 50 persen dari penghasilan bulanan, kamu tetap harus mengambil angka 35%. Angka ini memang harus kamu ambil agar tetap bisa menjalankan kehidupan seperti biasa. Tapi jika kamu memaksakan diri mengambil cicilan KPR yang melebihi 35% maka kamu mau tak mau harus berkorban untuk mengurangi pengeluaran secara lebih ketat.

  1. Anda dan Keluarga Harus Tetap Terlindungi

Untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari macetnya angsuran KPR maka kamu perlu sebuah proteksi bernama asuransi. Dalam KPR sendiri sebenarnya sudah dilengkapi dengan iuran asuransi jiwa guna memitigasi risiko meninggalnya debitur. Tapi bila kamu punya banyak cicilan atau angsuran lain, lebih baik untuk mengambil asuransi lain yang cocok. Tapi apapun pilihan asuransi yang akan dipilih pastikan untuk mendapatkan asuransi yang bisa menaggung plaforn kredit KPR jika meninggal dunia. Dari asuransi ini maka kamu akan terhindar dari munculnya beban untuk keluarga yang ditinggal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top