Lainnya

Inilah Panduan Protokol Hotel dan Restoran Era New Normal yang Dirilis PHRI

panduan-new-normal-hotel

panduan new normal hotel/https://sigijateng.id/

Era New Normal memang membuat semua pihak untuk berubah dan beradaptasi. Keadaan pandemi Covid-19 yang belum berakhir, membuat kita semua harus bisa mempersiapkan segala sesuatunya. Dalam menyambut era New Normal ini, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) pun telah mempersiapkan diri dengan menyusun buku panduan berisi protokol hotel dan restoran. Buku ini nantinya diharapkan bisa diterapkan oleh setiap penyelenggara hotel dan restoran di masa New Normal.

Berlaku Untuk Semua Pihak dalam Lingkungan Bisnis

Maulana Yusran selaku Sekretaris Jenderal PHRI sendiri menyatakan bahwa buku panduan ini akan berlaku untuk semua pihak yang berada dalam lingkungan bisnis hotel dan restoran. Tidak hanya pihak internal seperti karyawan dan staf, tapi panduan ini juga berlaku untuk pihak eksternal seperti tamu, supplier, vendor dan lainnya.

“Semua protokolnya hampir sama, mencakup keseluruhan orang yang terkait dengan hotel. Misalnya terkait temperatur suhu tubuh, orang yang masuk ke hotel harus di bawah 37,3 derajat celsius, masalah etika mereka misalnya etika batuk, terus harus pakai masker, disinfektan, hand sanitizer,” kata Maulana.

Panduan Umum yang Bisa Dibuat Lebih Rinci

Untuk isi dari panduan ini secara umum yaitu berwujud standar protokol kesehatan dari WHO untuk pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Tapi lebih lanjut, Maulana menyatakan bahwa nantinya saat di lapangan, panduan ini bisa dibuat lebih rinci atau detail oleh pihak menajemen hotel atau restoran.

“Tinggal cara mengaturnya saja, step by step-nya tergantung perusahaan. Misalnya, karyawan dari pergi dinas, dia harus karantina dulu. Jadi dia tidak langsung masuk kerja, sama-sama menjaga lah intinya. Pola hidup sehat itu kita terapkan ke karyawan,” kata Maulana.

Buku panduan ini menurut Maulana nantinya akan terbagi menjadi beberapa hal sesuai dengan divisi departemen dan divisi perhotelan yang ada. Contohnya yaitu adanya panduan hotel untuk bagian operasional dan back office. Lebih detail lagi untuk bagian operasional, panduan ini akan terbagi lagi menjadi 11 yang mengatur depatemen dan karyawan seperti departemen engineering and maintenance, departemen Food and Beverage (F&B) Service serta karyawan bagian security dan lainnya. Sedangkan untuk panduan hotel di bagian back office akan mengatur departemen pemasaran, departemen penjualan, serta departemen komunikasi, sumber daya manusia, dan keuangan.

Tak Perlu Memaksakan Karena Panduan Bersifat Global

Meski ada landasan pembagian per-divisi atau departemen, Maulana mengatakan bahwa pihak hotel tidak harus harus memaksakan diri untuk punya departemen atau divisi seperti yang disebutkan di atas. Hal ini dikarenakan panduan yang disusun PHRI ini sifatnya global atau umum.

“Itu panduannya kita buat secara global, tinggal hotel punya size-nya seperti apa. Kalau dia punya semua divisi atau departemen ya tinggal pakai saja, tapi kalau tidak punya semua divisi tinggal pilih divisi mana yang dia punya. Misalnya housekeeping, dia kan pasti punya, ya itu yang nanti harus dijalankan,” ucap Maulana.

Panduan Bisa Fleksibel untuk Hotel Tidak Berbintang

Lebih lanjut Maulana menyatakan bahwa panduan ini nantinya tidak hanya bisa diterapkan pada hotel berbintang saja, namun juga bisa diberlakukan pada hotel tidak berbintang atau hotel melati. Hariyadi Sukamdani sendiri selaku Ketua Umum PHRI mengatakan bahwa bagi hotel atau restoran yang memiliki layanan atau fasilitas yang tidak lengkap bisa menyesuaikan panduan yang ada dengan kebutuhan masing-masing.

“Panduan umum normal baru untuk hotel dan restoran dalam pencegahan Covid-19 yang didasarkan pada pemikiran positif dan berkesinambungan dibagi menjadi dua bagian yaitu panduan standar minimum operasional hotel dalam pencegahan Covid-19 termasuk restoran dalam hotel, dan panduan standar minimum operasional restoran,” ujar Hariyadi.

Click to comment

Diskusi dan Komentar Anda ?

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
%d bloggers like this: