Lainnya

Inilah Teknik Aikido untuk UMKM Bisa Bertahan dari Pandemi

yoris-sebastian

yoris sebastian/https://kumparan.com/

Masa pandemi Covid-19 memang membuat banyak usaha atau bisnis mengalami kemunduran. Salah satu sektor usaha yang paling merasakan dampak dari wabah virus corona ini adalah UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Untuk itulah maka supaya bisa bertahan dari dampak pandemi ini pelaku UMKM harus mencari solusinya dengan segera. Para pakar sendiri menyarankan pengusaha mampu menerapkan teknik Aikido untuk bertahan dan melawan situasi yang sulit ini.

Program Aksilerasi Jurus Aikido

Teknik Aikido sendiri muncul dari program aksilerasi yang diselenggarakan oleh Ninja Xpress selama 3 bulan. Program aksilerasi yang dimulai dari tanggal 22 September hingga 22 Desember 2020 ini menghadirkan pelatihan bisnis secara komprehensif, terstruktur, sistematis, aplikatif dan mendalam secara online dan tanpa biaya. Dalam program tersebut juga ada sekitar 20 UMKM dari berbagai bidang industri seperti pakaian, kebutuhan anak, hingga perlengkapan rumah yang ikut berpartisipasi.

“Di masa unik dan penuh tantangan sekarang ini, UKM justru membutuhkan bimbingan bisnis serta pelatihan yang berfokus pada percepatan, istilahnya agar lekas naik kelas. Jadi kita para mentor, akan mengeluarkan berbagai jurus aikido andalan kami sebagai materi pelatihan, yang insightful, dan siap praktik,” kata Yoris Sebastian.

Dalam sesi pertama aksilerasi tersebut, Yoris Sebastian selaku Founder & Creative Thinker of OMG, Co Founder of INSPIGO menyatakan bahwa dalam program aksilerasi ini para mentor nantinya akan menghadirkan materi dengan tema 5W1H. Setelah itu para perserta akan diajak untuk mengasah otentisitas bisnisnya dengan menggunakan pendekatan 5W1H tersebut. Tujuan pendekatan ini tentu saja yaitu untuk mencari solusi secara kreatif dalam mengatasi krisis pandemi supaya bisnis tetap berjalan.

“Seperti ungkapan Einstein, di tengah krisis, selalu ada peluang besar hadir, maka UKM perlu memanfaatkan peluang bisnis yang muncul selama pandemi berlangsung. Sebelum berpikir untuk mengganti jenis usaha, UKM terlebih dahulu perlu mengganti pola pikir agar peluang yang hadir dapat dimanfaatkan secara maksimal. UKM diajarkan menggali pola pikir lewat 5W1H dalam menentukan otentisitas dan kreativitas bisnis mereka,” terang Yoris.

Growth Hack Akun Publik

Pada sesi kedua ada Founder Sekolah Pebisnis, Yosef Adji Baskoro yang mengisi aksilerasi. Pembiacara yang menguasai kewirausahaan dan pemasaran digital ini menghadirkan tema “Growth Hack Akun Publik” sebagai metode untuk mengembangkan akun online shop UKM. Tidak hanya Yoris Sebastian dan Yosef Adji Baskoro, dalam program aksilerasi selama 3 bulan tersebut juga ada lagi sekitar 12 mentor yang akan memberikan materi terbaik untuk pengembangan UMKM di masa pandemi. Beberapa mentor yang akan mengisi aksilerasi yaitu Ahli Finansial Ligwina Hananto dan juga Guru Naskah Digital Wendiyanto.

Pembagian Klaster

Dalam program aksilerasi ini nantinya juga akan pembagian kelas-kelas atau klater untuk bisa memfokuskan 3 hal. Kelas atau klaster dalam program aksilerasi ini yaitu :

  • Klaster A business investment ready
  • Klaster B pengerjaan valuasi bisnis
  • Klaster C membangun kapasitas

Berharap Banyak UMKM yanng Naik Kelas

Ignatius Eric Saputra selaku Country Head Ninja Xpress sendiri berharap bahwa dengan adanya program aksilerasi ini ada banyak UMKM yang bisa naik kelas dengan meningkatnya kapasitas serta kapabilitasnya.

“Kami berharap, kelas percepatan yang kami hadirkan lewat program ini, dapat menjadikan 20 UKM yang terpilih sebagai inspirasi serta percontohan bagi UKM negeri lainnya, sehingga mendorong lebih banyak UKM di luar sana untuk terus meningkatkan kapasitas serta kapabilitas mereka, agar naik kelas dan mengalahkan pandemi ini bersama-sama,” tutur Eric.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top