Bisnis Online

Inilah Tren Belanja Online di Indonesia di Tahun 2022

tren-belanja-online-2022

belanja online/https://imageio.forbes.com/

Menjelang akhir tahun 2022, sebagai pebisnis kamu harus bisa belajar dari pengalaman yang telah berlalu. Dengan lembaran baru di tahun 2023, kamu bisa meraih sesuatu yang lebih baik lagi dari pengalaman yang lalu tersebut. Untuk itulah mari kita belajar apa saja yang menjadi tren belanja online di Indonesia di tahun 2022.

Di sepanjang tahun 2022 sendiri, belanja online di Indonesia masih menjadi tren. Meski kasus Covid-19 di tahun 2022 sudah mulai mereda, tak membuat belanja online kehilangan peminatnya. Alih-alih menurun, justru tren belanja online di tahun 2022 semakin meningkat.

Tren Belanja Online Tetap Disukai Meski Pandemi Mereda

Menurut survei pada periode 25 Agustus-10 September 2022 yang dilakukan oleh Dataindonesia.id, didapati frekuensi belanja online di Indonesia rupanya masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil survei, mayoritas responen (43,2%) mengatakan bahwa frekuensi belanja online mereka tidak mengalami perubahan dibandingkan ketika kasus Covid-19 masih tinggi (PPKM Darurat). Bahkan, sebanyak 37,7% responden menyatakan bahwa frekuensi belanja online mereka semakin meningkat. Sementara sisanya (19,1%), mengatakan bahwa mereka jarang belanja online.

Sementara itu menurut riset yang dilakukan oleh Research and Markets, pasar di Indonesia berpotensi tumbuh 19% sepanjang tahun 2022. Proyeksi itu diperoleh dari hasil Q2 2022 B2C e-Commerce Survey. Lembaga riset tersebut juga menyatakan bahwa Indonesia akan jadi salah satu kekuatan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara, dengan menguasai 40% pangsa pasar dalam kawasan.

Alasan Belanja Online Tetap Diminati di Tahun 2022

Secara umum, ada beberapa alasan mengapa belanja online tetap diminati meski pandemi mereda di tahun 2022:

  1. Sudah Terbiasa Belanja Online

Saat pandemi berlangsung, memang membuat banyak orang harus melakukan belanja online untuk menghindari Covid-19. Saat mencoba belanja online ternyata mereka merasa nyaman dan puas. Nah dari sinilah setelah pandemi mereda, mereka tetap menjadikan belanja online sebagai pilihan.

  1. Tak Perlu Keluar Rumah

Rasa malas untuk keluar rumah dengan berbagai alasan juga membuat belanja online semakin diminati. Seperti kita tahu di beberapa kota, kemacetan kini semakin menjadi-jadi. Nah dari sinilah maka tidak sedikit orang yang kemudian memilih belanja online untuk memenuhi keperluan atau kebutuhan sehari-hari.

  1. Banyak Promo

Jika kita jeli, di beberapa marketplace kita memang bisa mendapati banyak promo. Nah dari sinilah kemudian banyak yang tertarik untuk memilih belanja online karena dinilai lebih murah. Tidak hanya potongan harga atua diskon, namun promo yang dihadirkan juga bisa berupa cashback, buy 1 get 1 dan lainnya.

  1. Relatif Lebih Murah

Harga barang yang dijual di platform online umumnya lebih murah dibanding membeli di toko fisik. Ini karena di marketplace banyak penjual yang harus bersaing harga dengan penjual lainnya. Dari perang harga inilah membuat harga di situs online umumnya jauh lebih murah dari toko fisik.

  1. Banyak Pilihan

Terakhir, alasan banyak orang membeli secara online adalah karena banyaknya pilihan. Di platform online, kamu memang bisa mendapati banyak barang yang dibutuhkan. Dengan melakukan pencarian di kotak yang disediakan, barang yang dicari akan langsung muncul.

Perilaku Belanja Online Tahun 2022

Sepanjang tahun 2022, tren belanja online memang tetap diminati. Sebuah hasil survei yang dilakukan JakPat bisa dijadikan acuan. Dalam survei tersebut diketahui bahwa sebanyak 85% orang Indonesia berbelanja bahan makanan dan kebutuhan harian di toko fisik. Namun sebanyak 58% responden menyatakan mereka berbelanja produk fashion secara online.

Sementara itu, untuk berbelanja gadget dan produk elektronik sebanyak 47% (online) dan 24% (offline). Produk kecantikan 43% (online) dan 45% (offline), produk kesehatan & kebersihan 33% (online) dan 43% (offline), perabotan 24% (online) dan 39% (offline). Ada juga belanja perlengkapan anak dengan perbandingan 18% (online) dan 13% (offline), serta produk rekreasi 10% (online) dan 8% (offline).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
×