Tips

Milenial, Hadapi Resesi dengan 5 Tips Ini

tips-milenial-hadapi-resesi

tips milenial hadapi resesi/https://www.entrepreneur.com/

Perekonomian nasional yang terus tergerus akibat pandemi Covid-19 memang bisa menciptakan gejolak yang mengakibatkan resesi. Resesi sendiri merupakan penurunan atau kemerosotan dalam aktivitas ekonomi yang signifikan serta berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Akibat terjadinya resesi ini sendiri cukup telak memukul segala aspek kehidupan seperti lapangan kerja, investasi, keuntungan perusahaan dan lainnya. Melambatnya roda ekonomi karena resesi ini tentu cukup mengkhawatirkan karena bisa berdampak pada banyak hal seperti PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan juga menurunnya daya beli masyrakat.

Karena dampak yang cukup serius inilah maka kamu sebagai kaum milenial perlu mampu mengantisipasinya dengan menerapkan pengelolan keuangan yang sehat. Kaum milenial yang terkenal dengan sifat borosnya memang harus bisa lebih mengontrol pengeluaran agar tetap bisa bertahan dalam masa pandemi. Nah berikut ada beberapa tips dari penulis dan konten kreator Alexander Thian (Amrazing) untuk kaum milenial dalam menghadapi resesi.

  1. Miliki Tiga Karakteristik

Tips pertama dari Alexander Thian adalah memiliki tiga karakteristik untuk menjadi Generasi Djempolan. Tiga karakteristik yang menurut Alex harus dimiliki kaum milenial untuk bisa menghadapi resesi yaitu set priority, value over price dan best of both world. Set priority sendiri adalah kemampuan menentukan skala prioritas dan batasan dalam transaksi sesuai dengan kemampuan. Sedangkan value over price adalah kemampuan memahami nilai tambah dan jangka panjang dari pengeluaran atau transaksi yang dilakukan. Sementara best of both world yaitu kemampuan memanfaatkan teknologi untuk kegiatan sehari-hari serta kemampuan pengaturan keuangan mereka.

  1. Smart Spending

Karena roda ekonomi mengalami perlambatan maka kaum milenial diharuskan untuk bisa pintar dalam mengatur pengeluaran. Dengan smart spending maka kamu dituntut untuk bisa berbelanja sesuai kebutuhan. Dalam tips ini Alex juga menyarankan agar kaum milenial bisa menabung minimal 30 persen dari pendapatan. Untuk sukses menerapkan tips ini menurut Alex kaum milenial harus jeli membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jika bisa kebutuhan yang harus dipenuhi ini bisa dijadikan investasi agar menjadi tambahan penghasilan.

“Masih banyak milenial yang tak dapat membedakan kedua hal tersebut,” ujar Alex.

  1. Sibukkan Diri dengan Kegiatan Produktif

Berikutnya, tips menghadapi resesi yang harus dilakukan milenial adalah dengan menyibukkan diri dengan kegiatan produktif. Meski kamu harus banyak berada di rumah karena pandemi, bukan berarti lantas bermalas-malasan. Tapi sebagai kaum milenial yang punya banyak tenaga harus memanfaatkan waktu yang ada untuk kegiatan produktif. Dengan menjalankan kegiatan produktif ini maka menurut Alex akan membuatmu terhindar dari impulsive buying. Tak jarang memang dari luangnya waktu yang ada seseorang malah terjebak dengan kegiatan belanja yang berlebihan.

  1. Cari Side Job dan Pengembangan Diri

Meski pandemi membuat kita harus mengurangi aktivitas di luar rumah bukan berarti kita tidak bisa mengembangkan diri. Dengan akses internet yang semakin mudah diakses, kita bisa mendapatkan banyak platform untuk melakukan pelatihan online. Tidak hanya mengembangkan diri, kita juga harus rajin untuk mencari side job atau pekerjaan sampingan agar kita bisa memiliki penghasilan yang tetap sehat untuk menghadapi resesi ini.

  1. Terus Jaga Budget Bulanan serta Alokasi Dana Darurat

Terakhir, tips menghadapi resesi dari Alexander Thian (Amrazing) untuk kaum milenial adalah dengan terus menjaga budget serta melakukan alokasi dana darurat. Di tengah situasi perekonomian yang serba tidak jelas seperti ini kita memang harus bisa menjaga cash flow. Usahakan kita bisa terus menjaga budget bulanan hingga resesi benar-benar berakhir. Selain menjaga budget bulanan, kaum milenial juga perlu membuat alokasi dana darurat. Dana darurat di masa resesi ini memang penting sebagai bentuk antisipasi pada hal-hal yang tidak diharapkan. Untuk besaran dana darurat sendiri menurut Alex yaitu enam kali pengeluaran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top