Tips

Strategi UMKM Untuk Hadapi Harga BBM yang Fluktuatif

BBM atau Bahan Bakar Minyak yang merupakan bahan bakar utama untuk transportasi tentu akan mampu mempengaruhi harga barang-barang di pasaran. Sayangnya keberadaan bahan bakar di negeri ini terbilang cukup mewah. Indonesia yang sudah tidak lagi tergabung dalam OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) memang mencerminkan bahwa produksi minyak Indonesia sudah tidak memadai. Maka dari itu untuk memenuhi kebutuhan akan bahan bakar minyak ini Indonesia lantas melakukan kebijakan impor. Dari keadaan ini maka Indonesia mau tak mau harus mengikuti harga minyak dunia yang fluktuatif. Harga BBM yang fluktuatif  sendiri tentu akan mempengaruhi banyak sektor termasuk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

Dalam menjalankan usaha, UMKM memang akan membutuhkan transportasi untuk keperluan membeli bahan baku atau pemasaran. Nah bila harga bahan bakar ini naik maka mereka para pelaku usaha UMKM pastinya harus mengeluarkan biaya yang lebih. Ini berarti beban anggaran operasional pun akan makin tinggi dan membuat dilema serta kebingungan. Dilema dari fluktuatifnya harga BBM ini sendiri berwujud kebimbangan antara menaikkan harga produk dengan risiko kehilangan pelanggan atau bertahan dengan harga yang ada dengan risiko kerugian. Ingat juga bahwa pada saat harga BBM naik dan harga-harga di pasaran ikut naik biasanya juga diikuti dengan fenomena daya beli masyarakat yang menurun. Untuk mengatasi fluktuatifnya harga BBM ini maka Anda bisa menjalankan beberapa strategi seperti :

  1. Melakukan Inovasi dan Terobosan

Strategi pertama untuk menghadapi fluktuatifnya harga BBM adalah melakukan inovasi dan terobosan. Ditengah himpitan dan sulitnya ekonomi, seorang pengusaha memang dituntut untuk kreatif. Dengan pemikiran yang kreatif maka Anda bisa membuat sesuatu yang unik dan menarik yang tetap bisa membuat produk Anda laris manis tanpa meski harus menaikkan harga. Beberapa hal kreatif dan inovatif sebagai suatu terobosan yang bisa Anda lakukan adalah seperti membuat kemasan produk yang menarik atau juga membuat atau meningkatkan layanan. Dengan inovasi dan terobosan ini maka Anda akan bisa membuat konsumen dan pelanggan tetap membeli produk pada Anda.

  1. Meningkatkan Nilai Brand Produk

Brand atau merk yang sudah populer memang memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menarik konsumen. Maka dari itu bila Anda terpaksa harus menaikkan harga ketika BBM naik tentu Anda harus bisa membuat brand atau merk Anda bernilai atau populer. Ketika brand produk Anda populer maka Anda tidak akan kehilangan pelanggan Anda. Bahkan bila Anda melakukan strategi ini dengan baik, beberapa pembeli dan pelanggan baru bisa jadi akan bisa Anda raih.

  1. Menjalin Retensi dengan Pelanggan

Terakhir, strategi untuk menghadapi fluktuatifnya harga BBM adalah dengan selalu menjalin retensi dengan pelanggan. Sebagai pelaku usaha yang sudah memiliki beberapa pelanggan tentu Anda tak ingin kehilangan mereka. Anda tentunya ingin mereka para pelanggan ini tetap membeli kepada Anda walau harga BBM sedang naik atau bahkan ketika Anda terpaksa menaikkan harga. Namun Anda tidak bisa berdiam diri saja untuk mewujudkan keinginan tersebut. Anda perlu bergerak dan berbuat agar para pelanggan Anda tetap mempercayai dan membeli produk Anda. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan melakukan hubungan atau jalinan yang baik dengan para pelaggan Anda. Hubungi mereka dan tanyakan keadaan atau kabarnya. Bicarakan juga tentang hal-hal yang disukai pelanggan. Bila perlu agendakan untuk bertemu dengan para pelanggan agar makin terjalin hubungan yang baik. Dengan hubungan atau jalinan retensi yang baik ini maka para pelanggan Anda merasa diperhatikan dan akan terus menjadi pelanggan Anda meski harga BBM atau produk Anda naik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top