Lainnya

4 Hal yang Dilarang Di Masa Lebaran Tahun 2020 Karena Dampak Pandemi Covid-19

larangan-lebaran-2020

larangan lebaran 2020/https://jatimtimes.com/

Lebaran atau hari raya idul fitri 1441 Hijriah atau tahun 2020 masehi memang menjadi momen yang berbeda dari biasanya. Adanya virus corona yang masih mewabah membuat banyak batasan yang kemudian mengikat masyarakat. Pemerintah sendiri bahkan bukan hanya sekedar memberi anjuran, tapi sekarang sudah ada beberapa ketentuan hukum yang membatasi pergerakan masyarakat. Dalam konsep umum, ketentuan hukum yang sudah ditetapkan pemerintah ini bernama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Dari sistem PSBB inilah maka didapati beberapa hal yang melarang kegiatan masyarakat di masa lebaran tahun 2020 ini. Berikut ulasannya.

  1. Mudik

Hal dan kegiatan pertama yang dilarang di masa lebaran karena dampak PSBB dan pandemi Covid-19 adalah mudik. Mudik sendiri mulai dilarang pada 1 Mei 2020 setelah muncul Permenhub Nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Dari aturan inilah maka kegiatan mudik pada lebaran tahun ini pun tidak diperbolehkan. Untuk mencegah masyarakat mudik sendiri maka dibeberapa titik perbatasan wilayah (check point), terutama di Jakarta akan ada petugas yang berjaga selama 24 jam untuk memastikan tidak ada masyarakat yang keluar untuk melakukan mudik. Mudik di tengah pandemi memang menjadi kegiatan yang berbahaya. Hal ini dikarenakan mudik bisa memicu penularan virus corona dari daerah ke daerah yang bisa memperparah keadaan wabah di Indonesia.

  1. Takbir Keliling

Pada malam 1 syawal maka ada tradisi takbir keliling yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun dalam situasi pandemi sekarang ini maka kegiatan takbir keliling tidak diperkenankan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan takbir keliling memang bisa memicu kerumunan dan penularan virus corona bila dilakukan. Pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, takbir keliling yang dilakukan dengan berkeliling kota memang bisa memicu kemacetan. Nah dari kemacetan inilah maka akan muncul kerumunan yang bisa membahayakan yang melakukannya karena di sana bisa terjadi penularan Covid-19.

  1. Berkerumun untuk Beli Baju Lebaran

Hal paling menyita banyak perhatian publik di akhir-akhir Ramadhan tahun 2020 ini adalah kejadian di beberapa daerah ketika ada masyarakat yang berburu baju lebaran. Berburu baju lebaran memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia sejak dulu. Tapi saat ini kegiatan belanja baju lebaran ini sedikit berbeda karena ada larangan. Kenapa dilarang? Hal ini dikarenakan berbelanja baju lebaran memang sangat bisa memicu kerumunan orang. Nah dari kerumunan orang inilah maka kondisi tersebut bisa memicu penularan wabah virus corona. Pada kejadian-kejadian yang ada beberapa waktu yang lalu memang terlihat bagaimana kerumunan orang terjadi saat membeli baju lebaran di tempat perbelanjaan. Bahkan dari beberapa kejadian yang terekam video tersebut membuatnya menjadi viral dan memicu beragam respon negatif dari masyarakat yang patuh terhadap PSBB.

  1. Shalat Ied Di luar Rumah

Terakhir, hal dan kegiatan yang dilarang pada masa lebaran Idul Fitri tahun 2020 adalah shalat Ied di luar rumah. Shalat Ied memang menjadi salah satu kegiatan rutin yang banyak dilakukan kaum muslim pada awal bulan Syawal setelah Ramadhan. Kegiatan shalat berjamaah pada pagi hari ini memang menjadi tradisi yang menyertai hari raya Idul Fitri. Tapi sekarang di tengah wabah virus corona, membuat shalat ied menjadi membahayakan bila dilakukan secara berjamaah di masjid atau di luar rumah. Hal ini dikarenakan shalat ied memang bisa memicu kerumunan dan penularan. Dari sinilah kemudian pemerintah dan MUI mengeluarkan aturan untuk melarang shalat ied berjamaah di luar rumah, terutama yang di daerah zona merah. Adapun untuk daerah zona kuning dan hijau masih diperbolehkan menjalankan shalat ied tapi dengan menjalankan protokol kesehatan.

Click to comment

Diskusi dan Komentar Anda ?

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top
%d bloggers like this: