Keuangan

6 Hikmah dan Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Berhutang

hikmah-berhutang

hikmah berhutang/https://www.badcredit.org/

Sebagai pribadi yang bijak maka kita harus bisa mengambil hikmah dan memetik pelajaran dari setiap peristiwa atau kejadian. Termasuk ketika Anda harus terpaksa berhutang, maka Anda harus bisa memetik pelajaran darinya. Berhutang memang bisa saja menjadi pilihan yang mau tak mau dipilih seseorang untuk menjalankan atau melanjutkan sesuatu. Meskipun bukan sesuatu yang dilarang, namun sebaiknya Anda tidak boleh menjadikan berhutang sebagai sebuah kebiasaan. Sebab berhutang ini dapat menciptakan beban psikologis serta bisa membuat keuangan menjadi amburadul. Dari sinilah maka saat berhutang, Anda harus bisa mengambil hikmah untuk kedepannya tidak berhutang lagi. Nah, berikut ini adalah beberapa hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari berhutang.

  1. Bisa Memiliki Perasaan yang Tak Enak

Hikmah dan pelajaran pertama yang bisa diambil dari berhutang adalah memiliki perasaan tak enak. Bagi orang normal seharusnya berhutang ini menjadi keadaan yang tidak nyaman. Sebab ketika berhutang kita merasa malu dan khawatir menyusahkan orang lain. Apalagi ketika tanggal jatuh tempo membayar hutang sudah terlewati, maka seharusnya kita jadi merasa semakin tidak enak karena belum bisa melunasi. Nah dari perasaan yang tidak enak dan tidak nyaman inilah Anda harus betekad bahwa kedepannya setelah lunas, Anda berusaha sekuat mungkin untuk tidak lagi berhutang.

  1. Paham Perlunya Bersabar

Dalam berhutang, seseorang memang akan diuji kesabarannya. Sebab selain harus menutupi kebutuhannya sendiri, seorang penghutang juga harus memikirkan caranya melunasi hutangnya di masa penagihan. Bila seseorang tidak sabar, maka mereka bisa gagal dalam membayar hutang atau juga memenuhi kebutuhan hidupnya. Tentu Anda yang ingin meraih kelancaran dalam proses pembayaran hutang sekaligus bisa memenuhi kebutuhan hidup harus lebih bersabar. Anda tidak boleh lagi menuruti hawa hafsu atau keinginan berbelanja saat masa hutang ini belum selesai. Belum lagi bila Anda harus berhadapan dengan penagih karena Anda yang belum melunasi hutang saat sudah jatuh tempo, maka kesabaran akan semakin dibutuhkan.

  1. Mengakui bahwa Membuat Anggaran itu Penting

Seseorang yang berhutang biasanya memiliki keadaan finansial yang memang buruk. Salah satu penyebab memburuknya keadaan finansial yang membuat seseorang berhutang ini pada umumnya yaitu tidak adanya anggaran yang baik. Maka dari itu ketika Anda terpaksa harus berhutang seharusnya Anda memahami pentingnya membuat anggaran. Rancangan anggaran ini memang penting untuk sebuah manajemen finansial yang sehat dan terukur.  Tapi bila seseorang tidak membuat anggaran keuangan maka yang akan terjadi adalah kekacauan pengeluaran yang bisa jadi tak beraturan.

  1. Kendalikan Diri dan Jangan Impulsif

Biasanya seseorang yang banyak berhutang adalah mereka yang sulit untuk mengendalikan keinginan berbelanjanya yang impulsif atau berlebihan. Bila Anda salah satu orang yang mengalami hal ini maka Anda harus mengambil pelajaran ketika Anda terpaksa harus berhutang. Jadi bertekadlah nanti bahwa setelah hutang lunas, Anda harus mampu mengendalikan keinginan berbelaja yang impulsif atau berlebihan. Sebab, bila Anda masih saja memelihara sifat atau karakter belanja impulsif maka bukan tidak mungkin Anda akan berhutang lagi dan lagi.

  1. Uang Kecil juga Berharga

Uang kecil memang seringkali diremehkan oleh sebagian orang yang kurang memahami makna financial management. Mereka menganggap uang kecil adalah hal yang tak akan berpengaruh besar pada kehidupan dan finansialnya. Padahal tanpa uang kecil ini maka mustahil Anda akan memiliki uang dalam jumlah yang lebih besar. Dari anggapan beberapa orang yang meremehkan uang kecil inilah kemudian bisa saja muncul hutang akibat membutuknya finansial yang tidak diprediksi. Jadi saat Anda berhutang, ambilah pelajaran bahwa uang kecil juga sama berartinya seperti uang besar. Pemikiran tersebut bukan berarti pelit, namun hal ini adalah sebuah kesadaran untuk menghargai nilai uang dan hakikat finansial.

  1. Sadar Bahwa Roda Hidup Terus Berputar

Terakhir, hikmah dan pelajaran yang seharusnya bisa dipetik seseorang yang berhutang adalah sadar bahwa roda hidup terus berputar. Bila selama ini Anda merasa bahwa tak ada yang bisa menggoyahkan finansial Anda, maka ketika terpaksa berhutang seharusnya Anda sadar akan roda hidup yang berputar tersebut. Kesadaran akan roda hidup ini sendiri akan membuat Anda menjadi pribadi yang lebih bijak lagi dalam menjalani kehidupan. Ketika kesadaran tersebut sudah Anda miliki maka Anda tak boleh lagi merasa paling jumawa pada siapa pun.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top