Deposito menjadi salah satu investasi yang sering dipilih investor yang menginginkan investasi minim resiko. Ternyata deposito sendiri memiliki beberapa jenis dan keunggulannya masing-masing. Mungkin anda salah satu investor yang juga ingin mendapatkan peruntungan dalam investasi ini? jika iya ada baiknya anda mengenali dahulu jenis-jenis deposito agar mampu mendapatkan pengembalian maksimal yang anda harapkan berikut ini !
Sertifikat Deposito
Sertifikat deposito merupakan deposito yang bisa berpindah tangan kepada pihak lain atau bisa anda jual ke orang lain. Jadi setiap pemegang sertifikat deposito ini bisa mencairkan depositonya dengan menunjukkan sertifikat. Tak heran apabila jenis deposito ini sering dijadikan pilihan untuk warisan. Pencairan bunga pada sertifikat deposito juga biasa dilakukan di muka. Kelemahan dari jenis deposito ini ialah beresiko disalah gunakan oleh orang yang tidak berkepentingan atau tidak bertanggung jawab.
Deposito Berjangka
Ada pula deposito berjangka yang difavoritkan banyak investor. Deposito berjangka ini tidak bisa dipindah tangankan layaknya sertifikat deposito. Deposito berjangka merupakan simpanan bank yang disimpan dalam jangka waktu tertentu ditambah dengan bunga. Deposito berjangka ini terdiri dari 1,3,6,12 hingga 24 bulan. Deposito ini hanya bisa anda ambil ketika jatuh tempo.
Deposito On Call
Deposito on call merupakan tabungan berjangka minimal 3 hari dan yang paling lama satu bulan. Deposito ini akan diatasnamakan nasabah dan diterbitkan dalam jumlah yang besar seperti 50 juta, 70 juta hingga 100 juta rupiah. Besaran bunga tergantung dengan kesepakatan antara nasabah dengan pihak bank. Pencairannya juga bisa anda lakukan berbarengan dengan bunganya jika pemiliknya sudah memberitahukan tabungan akan diambil.
Deposito Automatic Roll Over
Terakhir, ada pula Deposito Automatic Roll Over. Deposito Automatic Roll Over merupakan simpanan berjangka namun jika telah jatuh tempo dan tidak dicairkan akan otomatis diperpanjang waktunya tanpa persetujuan dari nasabah.
Kelebihan dan Kekurangan Deposito
Terdapat beberapa kelebihan yang bisa anda peroleh jika berniat menginvestasikan uang anda dalam bentuk deposito. Kelebihan deposito antara lain ialah mudah diakses setiap saat ditambah suku bunga yang tinggi. Selain itu deposito dijamin oleh lembaga penjamin simpanan. Ini artinya apabila bank nasabah tersebut mengalami kebangkrutan maka lembaga ini akan menjamin sertiap nasabah hingga 2 miliar rupiah. Biarpun begitu deposito juga memiliki kekurangan.
Kekurangan deposito ialah memiliki imbal hasil rendah dibandingkan dengan benguk investasi lainnya. Prinsip “ high risk high return” berlaku dalam setiap investasi termasuk dalam deposito. Dikarenakan kecil resiko dalam investasi ini maka pengembalian yang diberikan juga tidaklah tinggi. Deposito tersebut juga lemah terhadap inflasi karena tergantung pada suku bunga. Jika suku bunga rendah tentu nilai pengembalian deposito yang ditawarkan ke nasabah juga rendah. Nilai investasinya juga tidak bisa bertambah dan aksesnya terbatas sebab tidak bisa anda ambil sebelum jatuh tempo.
Syarat Pengajuan Deposito
Selain itu terdapat beberapa syarat yang perlu anda penuhi jika ingin mengajukan deposito di bank. Syarat tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :
- KTP / Kartu Tanda Pengenal
- NPWP / Nomor Pokok Wajib Pajak
- Rekening tabungan bank dari penerbit deposito
- Biaya materai
- Formulir pendaftaran deposito
Apabila anda terpaksa menarik deposito sebelum jatuh tempo maka ada biaya yang timbul. Biaya pencairan yang timbul ini tentu akan mengurangi keuntungan yang anda harapkan atas deposito tersebut. Setelah mengenal jenis deposito dan kekurangan maupun kelebihan dari investasi ini apakah anda berniat untuk berinvestasi deposito tahun ini?