Lainnya

Apa Sebenarnya Makna Social Distancing ?

Istilah social distancing marak digunakan usai wabah Corona merebak. Bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia Social Distancing merupakan jarak sosial. Social distancing dianggap mampu mengurangi penyebaran virus Corona agar tidak lebih meluas. Istilah social distancing ini kemudian diganti oleh WHO dengan physical distancing. Maksudnya walau kini menerapkan jaga jarak namun tak membatasi untuk bersosialisasi dengan individu lainnya. seperti apa makna jaga jarak dalam pandemi  virus Corona ini? Simak penjelasannya dibawah ini !

 Ampuhkah Physical Distancing?

Bukan tanpa alasan WHO menganjurkan physical distancing. Berdasarkan menteri kesehatan Australia yakni Scott Morrison menyatakan gerakan ini mampu menurunkan penyebaran Covid 19 di negeri kangguru tersebut. Penurunan Covid 19 dengan jalan ini mampu mengurangi 25-30 % resiko penyebaran di Australia. Physical distancing juga diberlakukan diberbagai negara seperti  Filipina.

Filipina juga menerapkan warganya untuk tetap di rumah. Alhasil hingga kini Filipina belum mengkonfirmasi pasien Covid 19 yang dinyatakan meninggal dunia. Penyebaran Covid 19 memang bisa tersebar dengan mudah. Pasalnya virus ini mampu hidup di benda mati dan tersebar melalui liur di udara ketika bersin. Inilah mengapa perlu adanya jarak antara satu individu dengan individu lainnya minimal satu meter.

Aturan Physical Distancing Di Tempat Umum

Untuk tetap di rumah dalam jangka waktu lama bukanlah hal yang mudah. Ada waktu dimana individu perlu keluar rumah seperti bekerja, membeli kebutuhan pokok maupun mendapatkan perawatan medis. Dengan situasi seperti ini maka penting memperhatikan aturan physical distancing di tempat umum dibawah ini !

  • Jaga Jarak Satu Meter

Ketika di tempat umum cobalah untuk menjaga jarak. Saat mengantri jangan berderet berdekatan. Ketika naik transportasi umum duduklah berjarak dengan orang lain  begitu pula saat mengambil uang di ATM.

  • Gunakan Masker Setiap Saat

Jangan pernah meremehkan penggunaan masker. Masker mampu menghalau masuknya virus melalui alat pernafasan seperti hidung dan mulut. Bila masker sekali pakai sulit ditemukan anda bisa menggunakan masker kain. Gunakan masker kain tiga lapis untuk menghalau virus masuk.

  • Cuci Tangan

Cucilah tangan setiap saat apalagi setelah keluar rumah. Tak hanya cuci tangan saja namun usai anda keluar rumah sebaiknya cuci baju anda yang dikenakan saat bepergian.

  • Kurangi Kontak Di Tempat Umum

Kurangilah sentuhan pada fasilitas umum mislnya berpegangan pada pagar jembatan. Gunakan sarung tangan bila bepergian ke tempat umum. Ada baiknya menggunakan  barang-barang anda sendiri saat bepergian. Misalnya saja untuk transportasi sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi. Bila hendak beribadah gunakan peralatan ibadah yang anda miliki.

  • Mengisolasi Diri

Bila anda diwajibkan bepergian ke kota yang terjangkit Covid 19 maka ada baiknya untuk mengisolasi diri. Lakukan karantina diri selama 14 hari untuk masa inkubasi. Bila dalam waktu tersebut anda menunjukkan gejala Covid 19 maka segera hubungi pihak rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Gejala Covid 19

Seseorang yang terjangkit Covid 19 ada dua jenis yakni yang tanpa gejala dan dengan gejala. Bagi mereka yang positif Covid 19 tanpa gejala biasa terjangkit pada kaum muda yang memiliki imunitas lebih baik ketimbang manula. Sementara mereka yang memiliki gejala biasanya ditandai dengan beberapa hal berikut ini !

  • Sakit tenggorokan hingga batuk kering ringan
  • Demam beberapa hari
  • Flu atau bersin-bersin
  • Kehilangan indera perasa
  • Kesulitan bernafas parah
  • Nyeri dan kehilangan nafsu makan

Kini pengguna BPJS Kesehatan juga mendapatkan layanan Covid 19. Artinya selama perawatan biaya pengobatan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan yang anda miliki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top