Lainnya

Inilah 5 Jenis Ketakutan Seseorang Saat Akan Jadi CEO atau Pemimpin Perusahaan

takut-jadi-CEO

Dalam dunia karir setiap karyawan tentu bermimpi untuk bisa menggapai puncak jabatan di perusahaan. Namun ternyata dalam kenyataannya di lapangan tidak semua karyawan memimpikan hal tersebut. Sebab, dengan segala kekhawatiran yang muncul, memang bisa saja lantas membuat seseorang jadi takut untuk memimpin perusahaan atau menjadi CEO. Kekhawatiran atau ketakutan dalam memimpin perusahaan ini tentu merupakan sesuatu yang tidak baik. Sebab, dengan ketakutan yang ada maka seseorang tidak akan pernah berkembang dalam karirnya. Bahkan bukan tidak mungkin owner bisnis atau perusahaan akan merasa tidak suka atas sikap Anda yang takut untuk memimpin perusahaan. Berikut beberapa hal yang menyebabkan ketakutan seseorang saat ditunjuk menjadi CEO untuk memimpin perusahaan.

  1. Takut Akan Hal-hal yang Tidak Diketahui

Jenis ketakutan atau penyebab ketakutan seseorang yang pertama saat akan menjadi pemimpin perusahaan adalah adanya hal-hal yang tidak diketahui. Memang bisa jadi ada banyak hal yang belum diketahui karyawan dari posisi atau jabatan barunya. Apalagi untuk jabatan pemimpin perusahaan atau CEO, bisa jadi akan semakin banyak hal yang tidak mereka kuasai dan pahami. Tapi sebenarnya apa yang ditakutkan mereka ini adalah hal yang lumrah atau wajar. Sebab untuk bisa menguasai jabatan barunya seperti CEO dengan baik, tentu dibutuhkan proses dan waktu. Jadi dari sini owner sebenarnya akan menilai wajar bila Anda tidak banyak mengetahui peran CEO yang akan dijalankan. Tapi sayangnya tidak sekikit dari mereka yang keburu takut dulu sebelum menjalankannya.

  1. Terbebani Oleh Tanggung Jawab yang Besar

Menjadi seorang CEO atau pemimpin bisnis memang akan membuat seseorang akan menanggung tanggung jawab yang besar. Tanggung jawab besar yang intinya membawa perusahaan terus maju inilah yang kemudian membuat banyak orang yang merasa takut atau khawatir saat diberikan jabatan CEO atau pemimpin perusahaan. Tapi sebagai pekerja yang sejati, tanggung jawab besar ini seharusnya dijadikan sebagai tantangan yang harus ditaklukkan. Setiap orang, termasuk karyawan, tentu harus terus berkembang dan maju. Tidak hanya dalam karirnya, tapi dalam pengembangan diri, juga perlu ditingkatkan selalu. Nah dari tanggung jawab besar sebagai posisi CEO inilah seharusnya seseorang menjadikannya sebagai kesempatan yang membuat mereka berkembang secara mental dan kepribadian. Sayangnya tidak sedikit mereka yang merasa takut dulu dengan tanggung jawab saat akan dijadikan seorang CEO atau pemimpin perusahaan.

  1. Ada Banyak Pemberitaan Soal Kegagalan Para Pemimpin Perusahaan

Berikutnya, jenis ketakutan yang sering dialami pada calon CEO atau pemimpin perusahaan adalah banyaknya cerita soal kegagalan yang menimpa CEO. Meski kisah ini benar adanya, tapi hal tersebut seharusnya tidak menjadi alasan Anda untuk setidaknya mencobanya. Gagal atau tidaknya sesuatu, termasuk menjadi CEO, tidak akan ada yang tahu bila belum mencobanya. Toh Anda berhak kok untuk berusaha dulu dan membuktikan kemampuan Anda memimpin perusahaan pada owner. Bila memang sudah berusaha dengan tekun lantas gagal, itu urusan belakangan. Yang paling penting kita berusaha dulu menjalankannya dengan serius, bukan malah mundur karena takut.

  1. Tidak Tahu Pasti Apa yang Harus Dilakukan

Menjadi CEO memang membuat seseorang punya kuasa untuk memutuskan kebijakan tertentu di perusahaan. Tapi sayangnya banyak orang yang akan ditunjuk menjadi CEO yang merasa khawatir kalau dirinya tidak bisa memutuskan hal terbaik bagi perusahaan. Ketakutan akan ketidakpahaman apa yang harus mereka lakukan saat dihadapkan pada kebijakan keputusan inilah yang membuat banyak karyawan lantas mundur saat ditawari posisi CEO atau pemimpin perusahaan oleh owner.

  1. Bagaimana Jika Saya Membuat Kesalahan?

Terakhir, ketakutan yang sering melanda seorang calon CEO adalah kesalahan yang bisa diperbuatnya. Begitu besarnya tanggung jawab dan krusialnya keputusan yang diambil CEO memang membuat banyak calon CEO yang kemudian memilih mundur. Dengan alasan takut membuat kesalahan, mereka lantas tak mengambil posisi CEO yang ditawarkan oleh owner. Di bawah bayang-bayang risiko kesalahan yang ada, siapa pun memang akan bisa mengalaminya. Tapi sebenarnya kesuksesan yang diperoleh semua orang itu didapat dari kesalahan-kesalahan yang dibuat. Bahkan sebenarnya owner bisnis pun akan memaklumi Anda bila kemudian melakukan kesalahan saat menjalankan posisi CEO sebatas tidak berulang kali dilakukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top