Keuangan

Rencanakan Finansialmu di Tahun 2021 dengan 4 Tips Ini

rencana-keuangan-2021

rencana keuangan 2021/https://blog.mekar.id/

Pandemi Covid-19 memang telah mengubah banyak hal. Tidak hanya dari sisi dunia kesehatan, tapi bidang perekonomian pun harus terpuruk karenanya. Dari sinilah maka di masa pandemi yang belum berakhir di tahun 2021 ini maka kita perlu memiliki perencanaan yang terukur agar bisa mengarungi kehidupan ke depan lebih baik. Nah untuk itulah Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) kemudian memberikan beberapa tips untuk merencanakan keuangan di tahun 2021 dengan tepat.

  1. Melihat Arus Kas

Tips pertama dari Freddy Tedja yang bisa kamu lakukan untuk perencanaan finansial di tahun 2021 adalah dengan melihat arus kas. Di tahun 2020 di mana pandemi Covid-19 begitu mendominasi membuat banyak dampak bagi sektor perekonomian. Nah dari sinilah kemudian banyak orang yang terdampak mau tak mau harus beradaptasi dengan kondisi yang kurang menyenangkan ini. Nah di tahun 2021 di mana kamu sebenarnya sudah mulai bisa beradaptasi, seharusnya bisa merencanakan dengan lebih tenang. Lihat pos pengeluaran yang mengalami perubahan atau membutuhkan perencanaan lagi. Bila kamu sudah mendapatkan solusi untuk mengisi kas, maka lakukan saja plan untuk sebuah pembelian penting yang tertunda. Namun bila kondisi kas masih belum membaik, maka mau tak mau kamu harus tetap bisa berhemat dengan pengeluaran.

“Jika Anda dapat mengidentifikasi dan melakukannya dengan cepat, selamat! Namun jika Anda masih bingung mengidentifikasi pendapatan dan pengeluaran, pandemi ini menyadarkan kita semua untuk segera mulai memperhatikan arus kas, yang merupakan fondasi dari perencanaan keuangan,” kata Freddy.

  1. Melihat Faktor Eksternal dan Internal

Menurut Freddy ada dua faktor yang bisa mempengaruhi tercapainya resolusi keuangan seseorang. Pertama adalah faktor internal yang muncul dari penghasilan dan resolusi keuangan yang memenuhi kaidah STR (Spesifik, Terukur, Realistis). Sementara untuk faktor eksternal yang mempengaruhi resolusi keuangan yaitu hal-hal yang berada di luar kemampuan kita seperti pandemi ini. Bila kamu menerima atau mendapatkan penghasilan yang tidak berubah sebelum dan sesudah pandemi, maka perencanaan ini seharusnya tidak menjadi penghalang. Tapi yang banyak terjadi justru ketidakdisiplinan atau rendahnya komitmen mencapai resolusi inilah yang membuat perencanaan gagal.

“Memasuki tahun 2021, dimana pandemi masih menjadi faktor eksternal yang tidak dapat dipastikan kondisinya, setidaknya Anda harus lebih disiplin dalam faktor internal resolusi keuangan yang dapat Anda kendalikan sendiri,” jelas Freddy.

  1. Fokus Menambah Dana Darurat

Dalam situasi di mana pandemi yang belum berakhir, membuat kita memang harus terus melakukan antisipasi. Salah satu wujud antisipasi yang sudah selayaknya dilakukan di masa seperti ini adalah membuat dana darurat. Bahkan menurut Freddy, besaran dana darurat di masa pandemi seharusnya memiliki porsi yang lebih besar dari biasanya. Lebih lanjut Freddy menyatakan bahwa besaran dana darurat di masa pandemi ini idealnya 6-12 kali dari pengeluaran bulanan. Lalu untuk apa dana darurat ini? Jawabannya adalah sebagai wujud antisipasi bila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan nantinya. Bila memang dana darurat ini ternyata berlebih maka kamu tak perlu khawatir, sebab setelah pandemi berakhir, kamu bisa memindahkan kelebihannya ke pos investasi.

  1. Investasi yang Tepat

Terakhir, tips merencanakan kondisi finansial di tahun 2021 menurut Freddy Tedja adalah melakukan investasi yang tepat. Di masa yang serba tidak pasti ini kamu memang tidak bisa hanya mengandalkan penghasilan bulanan saja. Tapi lebih dari itu kamu juga harus melakukan investasi. Tapi jangan lupa untuk cermat memilih investasi yang ada. Pastikan kamu memilih investasi yang memiliki risiko yang rendah dan potensi imbal hasil yang menarik. Nah investasi seperti ini menurut Freddy bisa didapatkan dari reksadana pasar uang karena sifatnya yang likuid. Kalau kamu ingin melakukan diversifikasi maka pilihan pada reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham merupakan opsi yang direkomendasikan oleh Freddy.

“Kondisi pasar terburuk memang diproyeksikan telah terjadi di tahun 2020 ini, dan kondisi tahun 2021 diperkirakan setidaknya akan lebih baik. Namun ingat, bukan berarti pandemi sudah usai, dan Anda tetap harus melakukan evaluasi atas portofolio Anda menjadi tiga bulan sekali dalam kondisi seperti ini,” ujar Freddy.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top