Tips

5 Hal yang Harus Ada di CV Gen Z Supaya Bisa Diterima Kerja

Kini, usia kerja termuda sudah mulai diisi oleh para Gen Z atau Generation Z. Mereka adalah yang lahir di akhir tahun 1990-an hingga awal 2010-an, dan sudah memahami teknologi secara mendalam.

Setelah beberapa tahun ke belakang, dinamika dunia kerja diisi oleh banyak millennials, kini Gen Z sudah datang dengan ide-ide briliannya. Mereka disebut-sebut sebagai generasi yang sama sekali berbeda dari generasi sebelumnya.

Mereka akan masuk ke dunia kerja, dan mencoba untuk mendobrak aturan-aturan kuno. Mereka disebut rebel, sulit diatur, dan tidak mementingkan jabatan.

Karenanya, Gen Z perlu tahu beberapa hal dalam mencoba masuk ke dunia kerja, salah satunya adalah dengan membuat CV yang sangat cocok untuk mereka. Sehingga akan lebih mudah diterima kerja, bersaing dengan para millennials.

Inilah hal yang perlu dimasukkan ke dalam CV Gen Z.

 

1.   Gen Z Mahir Teknologi

Seperti diketahui banyak orang, Gen Z adalah mereka yang lahir ke dalam kemajuan teknologi, khususnya teknologi digital. Maka dari itu, Gen Z perlu untuk membuat CV yang sangat menarik, baik dari segi desain, fungsi, hingga isinya.

Gen Z harus bisa memanfaatkan ruang dalam desain CV sehingga tampil maksimal. CV mereka harus lebih menarik, karena menggunakan desain modern, tidak kuno, dan tidak berlebihan.

 

2.   Gen Z Independen

Di dalam CV seorang Gen Z, kita perlu memasukkan beragam pengalaman kita dalam sebuah tim. Dengan begitu perusahaan akan tahu apa yang menonjol dari diri kita. Hanya saja, kita tidak boleh melupakan bahwa seorang Gen Z sangat bisa bekerja sendiri atau independen.

Hal ini karena saat ini, di zaman yang seba cepat, ada banyak jenis pekerjaan yang bisa dilakukan seorang diri, dengan bantuan teknologi. Melihat poin pertama, kita perlu menggambarkan diri sebai orang yang independen dan mahir teknologi. Masukkan informasi seperti “bisa bekerja dalam tim maupun individu” dan informasi terkait lainnya.

 

3.   Gen Z Kompetitif

Beradu dengan para millennials dan Gen X, Gen Z haruslah kompetitif. Inilah nilai tambah yang harus dicantumkan dalam CV seorang Gen Z.

Masukkan informasi tentang peringkat kelas, IPK, atau beragam penghargaan dan juara lomba. Dengan begitu, CV kita kan menjadi lebih menarik dan berbeda daripada CV lainnya.

 

4.   Gen Z Berpikiran Terbuka

Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, Gen Z lebih terbuka dalam berpikir. Mereka akan bisa bekerja dengan siapa saja, tanpa melihat ras maupun gender. Mereka bahkan akan bisa menerima ide asalkan ide tersebut bisa membawa kebaikan untuk perusahaan.

Karenanya, cantumkan bahwa kita memiliki karakter open-minded, easy going, bisa bekerja dalam tim, senang memberi inisiatif, senang mendengarkan masukan, dan terbuka akan kritikan. Skill ini akan sangat dibutuhkan perusahaan, dan mencantumkannya akan membuat CV menjadi lebih baik.

 

5.   Gen Z Sangat Otentik

Generasi Z adalah generasi yang sangat menghargai karya. Inilah kenapa Gen Z seringkali terlihat lebih otentik daripada generasi lainnya. Dan otentisitas merupakan nilai penting untuk sebuah perusahaan, apalagi perusahaan kreatif.

Maka dari itu, kita perlu untuk menyertakan portfolio atau beragam hasil karya dan pekerjaan kita di dalam CV. Hanya saja, pastikan bahwa CV yang digunakan haruslah bersifat otentik, unik, dan berbeda dari jenis portfolio serupa.

Pastikan saja bahwa portfolio tersebut bisa memberikan dampak yang baik untuk perusahaan. Selain juga otentik dan unik.

 

Foto: iStock

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top