Lainnya

Perbedaan Merekrut Generasi Milenial dan Generasi Z

Era digital saat ini generasi milenial dan generasi Z merupakan tenaga kerja yang paling produktif. Istilah milenial sendiri digunakan untuk mereka yang lahir antara 1982-1995. Generasi Z merupakan mereka yang lahir diatas tahun 1995.  Generasi milenial merupakan individu yang lahir saat teknologi belum apa-apa dan berkembang hingga saat ini. Generasi Z merupakan mereka yang besar dengan teknologi canggih. Hal ini berpengaruh pada perilaku pada genersi tersebut. Generasi milenial menggunakan gadget lebih sedikit ketimbang generasi Z.  Dalam dunia kerja dua generasi ini juga memiliki perbedaan yang begitu kentara.

Generasi Milenial Mau Susah Asal Kejar Passion

Generasi milenial memang suka berpindah-pindah kerjaan. Bisa saja milenial berganti perusahaan dalam dua tahun. Milenial lebih mengejar passion ketimbang uang yang didapat. Mereka rela bersusah payah demi passion karena ilmu dan pengalaman jauh lebih berharga. Ingat generasi ini merupakan generasi yang tumbuh saat teknologi berkembang. Mereka menghargai proses dari teknologi itu sendiri baru setelahnya hasil. Hal ini berbeda dengan generasi Z.

Generasi Z mengejar kepraktisan karena ia dibesarkan dimana teknologi sudah sangat canggih. Bagi generasi Z dalam bekerja perlu cepat dan praktis. Mereka tidak menyukai hal-hal yang sulit tak heran jika generasi ini tidak mudah menerima tekanan saat bekerja. Bila mereka tertekan sedikit saja generasi Z bisa memilih resign dan mencari pekerjaan yang lebih baik dan tidak under pressure. Biarpun begitu kelebihan dari tidak mau repotnya generasi Z ini mendukung mereka untuk bekerja multitasking. Mereka suka mengerjakan segala hal dalam satu waktu.

Generasi Z Suka Kompetisi

Walaupun tidak suka ditekan generasi Z bisa dibilang lebih kompetitif ketimbang generasi milenial. Apabila ada hal yang disukainya maka generasi Z  akan terus memperjuangkannya hingga tercapai target. Berbeda dengan generasi milenial yang tidak terlalu suka persaingan. Dikarenakan lebih muda ketimbang generasi milenial maka generasi Z lebih ambisius. Mereka bisa melakukan segala hal demi mengejar target yang telah ditentukan.

Generasi milenial lebih suka mencari inovasi. Mereka lebih suka cinta damai dan melakukan hal yang menyenangkan bersama. Biarpun begitu keduanya dibutuhkan perusahaan jika tahu posisi yang tepat dipegangnya.

Generasi Z Lebih Tertutup

Bisa dibilang generasi Z merupakan generasi yang lebih individualistic ketimbang milenial. Kaum milenial walau gemar menggunakan teknologi namun mereka dominan berbicara langsung alias face to face. Berbeda dengan generasi Z yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan teknologi. Generasi ini suka berkomunikasi dengan perantara gadget ketimbang bertemu langsung. Tak heran bila generasi Z sulit bekerja sama dengan tim dibandingkan mereka milenial.

Generasi Milenial Cocok Membangun Relasi

Milenial memang suka bercengekrama dengan orang baru dan bertatap muka. Mereka cocok ditempatkan pada deparetemen yang langsung turun ke lapangan. Anda bisa menempatkan milenial ini pada departemen penjualan atau sumber daya manusia. Bagi generasi Z memang suka bekerja sendiri. anda bisa menempatkan generasi Z pada jabatan yang membutuhkan keahlian khusus seperti IT.  Geerasi Z ini memang bangga bekerja untuk dirinya sendiri. berbeda dengan milenial yang memiliki bakat personal.

Biarpun kontradiktif namun bisa saja kebiasaan generasi Z atau milenial ini diubah. Tergantung dari lingkungan kerja dan kepribadian dari pekerja itu sendiri. Jadi sudah siapkah anda merekrut para milenial dan generasi Z ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top