Lainnya

Alami Kesulitan untuk Naik Jabatan? Mungkin Kebiasaan Ini Sering Anda Lakukan

gagal-naik-jabatan

Naik jabatan adalah sesuatu yang didamba oleh setiap pekerja atau karyawan. Pencapaian karir seorang karyawan memang dinilai dari jabatan yang telah diraihnya selama ini. Selain karena prestasi, kenaikan jabatan sendiri biasanya mengikuti lama seorang karyawan berada di perusahaan. Sayangnya tidak semua karyawan di lapangan bisa meraih kenaikan jabatan meski sudah lama bekerja. Nah, bila Anda salah satu karyawan yang mengalami hal ini maka seharusnya Anda melakukan koreksi atau perenungan. Memang bisa jadi bila seorang karyawan mendapati dirinya tidak kunjung naik jabatan dalam kurun waktu bekerjanya, mungkin saja ada kebiasaan-kebiasaaan buruk di perusahaan yang sering dilakukan.

  1. Kurang Inisiatif

Pertama, kebiasaan yang bisa menjadi hambatan karyawan untuk baik jabatan adalah kurangnya inisiatif. Karyawan yang kurang inisiatif dalam bekerja memang seperti sebuah robot. Karyawan yang merupakan seorang manusia tentu memiliki pemikiran yang seharusnya membuatnya terus berkembang. Apalagi bila mereka adalah karyawan yang memiliki keinginan meraih peningkatan karir, maka bekerja seperti robot pastinya akan membuatnya sulit mendapatkan perhatian atasan. Hampir seluruh atasan memang lebih menyukai karyawan yang memiliki inisiatif. Sebab dengan inisiatif dari karyawan, atasan akan banyak terbantu untuk menyelesaikan masalah di perusahaan. Jadi Anda yang selama ini merasa tidak kunjung naik jabatan, cobalah renungkan, apakah selama ini Anda sudah bekerja dengan penuh inisiatif atau malah Anda bekerja seperti robot yang hanya menungu perintah?

  1. Tidak Sering Terlibat

Selain kurang inisiatif, kebiasaan yang juga bisa membuat karyawan sulit naik jabatan adalah kurangnya mereka terlibat dalam beberapa hal di perusahaan. Keterlibatan karyawan sendiri bukan hanya mengenai urusan menyelesaikan pekerjaan saja yang memang sudah kewajibannya. Tapi keterlibatan karyawan ini sendiri berwujud keaktifan karyawan di luar tugas dan pekerjaannya, seperti ketika rapat dan lainnya. Saat rapat memang akan terlihat siapa yang karyawan yang terlibat dan tidak dari keaktifan mereka menyampaikan pendapat. Nah, ketika rapat berlangsung ini biasanya atasan memperhatikan karyawan-karyawannya. Dan tentunya untuk hal promosi jabatan, atasan akan lebih senang atau menyukai karyawan yang selalu terlibat ketika rapat dan kegiatan lainnya.

  1. Terlibat Percintaan di Kantor

Kebiasaan lain yang juga membuat seseorang karyawan sulit naik jabatan adalah terlibat dalam percintaan di kantor. Tak jarang memang beberapa karyawan jatuh hati dan kemudian terlibat percintaan dengan sesama karyawan lainnya. Nah ketika mereka saling jatuh cinta dan terlibat asmara di kantor maka dinamika kerja akan menjadi buruk. Ini karena dalam perusahaan membutuhkan kerja tim yang profesional. Nah bila ada karyawan yang terlibat percintaan di kantor maka kerja tim di kantor biasanya tidak bisa berjalan dengan profesional. Dari sinilah maka karyawan-karyawan yang terlibat percintaan di kantor biasanya akan sulit mendapat promosi jabatan. Ini karena atasan akan merasa was-was atau khawatir bila salah satu dari mereka diangkat untuk menduduki posisi tertentu.

  1. Sering Datang Terlambat atau Pulang Duluan

Selanjutnya, kebiasaan buruk yang bisa membuat Anda sebagai karyawan kesulitan naik jabatan adalah sering datang terlambat atau juga pulang duluan. Jam kerja kantor memang sudah seharusnya dan wajib dipatuhi oleh setiap karyawan. Nah bila kemudian ada karyawan yang melanggar jam kerja ini maka atasan akan sangat tidak respect pada mereka. Pasalnya, karyawan yang sering datang terambat atau pulang sebelum waktunya dianggap atasan sebagai orang yang tidak disiplin. Ketidakdisiplinan karyawan saat bekerja inilah yang kemudian membuat mereka sulit mendapatkan promosi jabatan.

  1. Hobi Mengeluh

Terakhir, kebiasaan yang bisa membuat karyawan sulit naik jabatan adalah hobi mengeluh. Setiap manusia, termasuk karyawan memang dan sudah pasti memiliki masalah. Dan masalah ini seharusnya dihadapi dengan penuh keteguhan. Bisa jadi seorang karyawan dengan masalahnya menyampikan keluhan, ini adalah hal yang wajar. Tapi bila kemudian keluhan ini disampaikan berulang-ulang dengan intens, maka hal tersebut tentu akan membuat atasan tidak suka. Ini karena karyawan yang hobi mengeluh akan dianggap oleh atasan sebagai orang yang lemah. Maka dari itu, seorang karyawan yang hobi mengeluh biasanya memang akan kesulitan untuk memperoleh promosi jabatan di perusahaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top