Lainnya

Gila Kerja, Ketahui Tanda-tandanya Berikut Ini

gila-kerja

Bekerja adalah kegiatan yang sudah menjadi bagian dari hidup manusia, terutama untuk kaum pria. Dengan bekerja maka mereka akan bisa mempertahankan kelangsungan kehidupannya di dunia ini. Namun seperti pepatah mengatakan bahwa sesuatu yang berlebihan adalah hal yang tidak baik. Hal ini juga berlaku pada aktivitas bekerja. Sebab bila seseorang bekerja secara berlebihan maka hal ini bisa menjadi sesuatu yang buruk bagi mereka. Sebab dalam hidup, diperlukan keseimbangan agar tercipta keharmonisan. Tapi sayangnya tidak sedikit orang yang tidak memahami bahwa dirinya sedang dalam keadaan gila kerja. Nah berikut ini adalah beberapa tanda gila kerja yang perlu Anda ketahui.

  1. Merasa Cemas Saat Tak Bekerja

Pertama, tanda seseorang gila kerja adalah selalu merasa cemas saat tak bekerja. Seseorang memang ada kalanya menurun kesehatannya atau ada keperluan penting, sehingga tidak memungkinkan bekerja. Nah ini adalah sesuatu yang wajar. Tapi bila seseorang yang ketika mereka tidak bekerja merasa cemas atau khawatir, maka hal ini harus diwaspadai karena bisa menjadi tanda bahwa mereka gila kerja. Ketika pekerja tidak memungkinkan bekerja karena ada dua alasan tadi seharusnya memang tak perlu ada yang dikhawatirkan atau dicemaskan. Sebab ada hal yang lebih penting yakni kesehatan atau urusan penting yang harus Anda selesaikan dulu.

  1. Datang Lebih Awal dan Pulang Paling Akhir

Berikutnya, tanda seseorang gila kerja adalah datang lebih awal dan pulang paling akhir. Sebagai pekerja mungkin saja Anda berkewajiban untuk datang ke kantor tepat waktu dan pulang sesuai jam yang diberlakukan. Tapi hal ini bukan berarti Anda harus datang paling awal setiap harinya ke kantor. Meski tidak ada yang melarang Anda datang lebih awal, tapi bila hal ini menjadi beban dan target, tentu apa yang Anda lakukan tersebut belumlah menjadi sesuatu yang baik bagi kehidupan Anda. Pasalnya pekerja yang bertindak demikian biasanya mereka tergolong orang yang gila kerja. Bila memang Anda tergolong gila kerja maka keharmonisan kehidupan Anda akan terganggu.

  1. Terlalu Perfeksionis dalam Bekerja

Setiap orang memang memiliki gaya atau cara bekerjanya sendiri-sendiri. Ada yang bekerja sewajar mungkin, tapi ada pula dari mereka yang berkerja dengan perfeksionis. Bekerja secara perfeksionis adalah kegiatan bekerja yang dilakukan dengan target atau hasil paling baik atau terbaik. Bekerja dengan cara seperti ini memang tidak ada salahnya, bahkan bisa membuat Anda mendapat pujian dari atasan. Tapi bila Anda terus-menerus bekerja dengan target perfeksionis tentu hal ini membuat kehidupan Anda bisa terganggu. Ini karena selain perfeksionis ini menjadi tanda gila kerja, sifat bekerja seperti ini bisa membuat beban Anda jadi lebih berat. Jadi agar Anda tidak terbebani dan keharmonisan hidup tercapai maka Anda harus bekerja sewajarnya saja dengan tetap memperlihatkan produktivitas yang baik.

  1. Selalu Mengharapkan Pujian Atas Kerja Kerasnya

Pujian dari atasan memang menjadi salah satu hal yang diharapkan oleh para pekerja. Tapi bila tujuan Anda bekerja hanya untuk itu maka hal tersebut akan menjadi sesuatu yang tidak baik. Ini karena cara bekerja yang seperti ini bisa membuat Anda gila pekerja. Seperti kita tahu bahwa atasan selalu ingin mendapatkan hal yang maksimal dari para pekerjanya. Dari sini maka pujian dari atasan merupakan sesuatu yang sulit. Hanya mereka para pakerja yang gila kerja lah yang bisa mendapatkannya.

  1. Depresi Jika Tujuan Tak Tercapai

Terakhir, tanda Anda gila kerja adalah depresi jika tujuan tidak tercapai. Dalam hidup memang tidak semua urusan bisa kita capai atau kita raih. Termasuk dalam urusan bekerja, Anda tidak akan bisa mencapai semua hal yang Anda inginkan. Karena adanya keterbatasan dari dalam diri maka membuat tidak semua urusan bisa kita selelesaikan dengan baik. Tapi sayangnya banyak dari pekerja yang mengalami depresi jika tujuan bekerjanya tidak tercapai. Tentu hal ini bukanlah sesuatu yang baik. Ini karena depresi yang seperti ini menjadi tanda bahwa Anda bekerja terlalu berlebihan atau gila kerja. Anda mungkin saja mendapat target dari atasan untuk sebuah project. Tapi setelah Anda berusaha tapi hasilnya tidak seperti yang diinginkan, maka atasan bisa menilai prosesnya. Bila memang atasan melihat proses Anda bekerja, maka bisa jadi kurang baiknya hasil yang didapatkan bisa dimaklumi. Jadi dari sini Anda tak perlu depresi dulu, karena memang target yang diberikan atasan umumnya merupakan hal maksimal yang diinginkan perusahaan.

Click to comment

Diskusi dan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top