Lainnya

Inilah 5 Kesalahan Rekrutmen yang Paling Sering Terjadi, Hindari!

kesalahan-rekrutmen

kesalahan rekrutmen/https://biteable.com/

Dalam dunia karir, rekrutmen merupakan proses yang tak bisa dilewati begitu saja oleh pelamar atau perusahaan. Bagi perusahaan, rekrutmen menjadi bagian yang penting untuk mendapatkan karyawan terbaik. Sayangnya, ketika proses rekrutmen ini dilakukan, tak jarang muncul kesalahan yang terjadi. Lalu apa saja bentuk kesalahan yang paling sering muncul dalam proses rekrutmen? Berikut uraiannya!

  1. Menanyakan Pertanyaan yang Dapat Diprediksi

Kesalahan pertama dari rekrutmen yang sering terjadi adalah menanyakan pertanyaan yang dapat diprediksi. Sebelum menjalani interview, seorang pelamar pastinya akan mempelajari segala sesuatunya, termasuk jenis pertanyaan yang akan muncul. Selain itu seorang pelamar yang sudah sering menjalani interview, tentu juga tak asing dengan pertanyaan umum yang muncul seperti “katakan tentang diri Anda”, “apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Anda” dan sebagainya? Jadi agar interview dalam rekrutmen yang dilakukan lebih berkualitas, pastikan Anda menggunakan pertanyaan yang tidak lazim atau tidak dapat diprediksi. Salah satu contoh pertanyaan yang dulit diprediksi untuk digunakan adalah dengan sebuah studi kasus. Misalnya Anda berikan sebuah kasus masalah di kantor, lalu berikan pertanyaan, bagaimana kandidat bisa menyelesaikannya?.

  1. Bergantung Pada Atasan dalam Menulis Deskripsi Pekerjaan

Untuk membuka rekrutmen, memang dibutuhkan informasi mengenai deskripsi pekerjaan yang akan ditulis. Nah dalam penulisan deskripsi pekerjaan ini masih sering terjadi kesalahan karena harus bergantung pada atasan. Penulisan deskripsi pekerjaan yang bergantung pada atasan memang kurang tepat, karena biasanya atasan hanya memberikan gambaran umum tentang lowongan kerja yang dibuka. Padahal seharusnya deskripsi pekerjaan perlu ditulis secara lebih detail guna menarik lebih banyak kandidat berkualitas. Untuk mencari detail deskripsi pekerjaan yang akan dibuka lowongannya, kamu bisa mencari referensinya di internet atau dari karyawan lain.

  1. Tidak Melihat Kandidat yang Sudah Mendaftar Melalui Berbagai Platform

Berikutnya, kesalahan rekrutmen yang sering terjadi adalah tidak melihat kandidat yang sudah mendaftar melalui berbagai platform. Mempublikasikan lowongan pekerjaan, kini memang lebih mudah dilakukan melalui platform online. Dari sini perusahaan pun bisa mempublikasikan info lowongan kerja di beberapa platform situs pencari kerja. Sayangnya setelah menayangkannya di situs lowongan kerja, ada beberapa perusahaan yang tidak melakukan pengecekan hingga berujung hilangnya kandidat terbaik. Jadi sesulit apapun memproses lamaran yang masuk, perusahaan memang harus berkomitmen menyelesaikan lamaran yang datang.

  1. Terlalu Fokus dengan Culture Fit Dibandingkan dengan Culture Add

Anda memang sah-sah saja membuat culture fit dalam perusahaan yang kemudian dijadikan acuan dalam proses rekrutmen. Tapi jangan sampai terlalu fokus pada hal ini. Sebab menolak kandidat dengan alasan tidak sesuai culture fit perusahaan, itu sama saja mengabaikan kemampuan atau skill yang seharusnya diutamakan. Maka jika mendapati kandidat dengan skill yang sudah baik namun kurang sesuai culture fit, solusinya, Anda bisa menjadikan culture add sebagai pertimbangannya. Jadi berikan waktu untuk bersosialisasi si kandidat untuk memahami dan beradaptasi dengan culture fit di perusahaan.

  1. Tidak Memberi Info Jika Kandidat Tidak Mendapatkan Pekerjaannya

Terakhir, kesalahan proses rekrutmen yang sering terjadi adalah tidak memberi info jika kandidat tidak mendapatkan pekerjaannya. Setiap pelamar pastinya akan menunggu kabar dari lamaran yang mereka kirim. Apalagi jika sudah sampai ke tahap wawancara, pastinya pelamar akan semakin berharap kabar. Tapi bila perusahaan lantas tak memberi kabar, hal ini akan membuat nama perusahaan bisa saja menjadi tidak baik di masyarakat. Maka sebaiknya, dalam rekrutmen, perusahaan juga perlu memberi kabar bila kandidat tak diterima agar hubungan atau relasi tetap terjaga dan nama perusahaan tetap baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Yang Menarik di Bulan Ini

To Top